Akrim Fajar Jadi Penyelamat Atlet Paragliding di Kabel Sutet

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Atlet paralayang yang ditimpa insiden pada kegiatan ‘Hike and Fly Paragliding 2020 Gebyar Merah Putih’ di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, dinyatakan selamat. Itu berkat aksi heroik dari Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Manguni, UPT Manado, PLT Suluttenggo, sekitar 12 orang.

Akrim Fajar, sosok yang langsung melakukan penyelamatan terhadap Hans Mawikere saat tersangkut di atas kabel listrik bertegangan tinggi mengatakan, penyelamatan berjalan lancar, karena kerja sama dengan teman-temannya.

Ia mengungkapkan, awalnya saat berada di rumah, ia ditelepon oleh atasan untuk melakukan penyelamatan.

“Saat ditelepon atasan, saya langsung ke kantor lalu persiapkan semua alat-alat. Sampai di lokasi, kita langsung naik sigap untuk menyelamatkan korban,” kata Fajar, warga Makassar itu.

Akrim Fajar

Menurutnya, saat akan menyelamatkan Hans ia merasakan gugup.

“Soalnya kan kayak udah panik untuk menyelamatkan atlet tersebut. Kemudian kondisinya sudah dari pagi, korban udah kelelahan mungkin. Jadi dengan sigap cepat-cepat untuk menyelamatkan,” ujar Fajar.

Setibanya di atas, ia sempat berbincang dengan Hans.

“Dia bilang saat dia nyangkut sempat kesetrum, bajunya kebakar sama badannya sedikit. Tapi ahlamdulillah tidak apa-apa,” ujar Fajar yang diketahui sudah bekerja selama 8 tahun di PLN.

Diakui, ia sendiri sebelumnya belum pernah mengalami kejadian seperti ini.

“Sebelumnya kalo saya sendiri baru pelatihan biasa di Semarang, ada untuk penyelamatan personil tapi tidak sampai di tengah konduktor, cuma di bagian tower. Jadi baru sekarang untuk menyelamatkan seperti ini,” ungkap Fajar.

Sementara, Hans Mawikere mengucapkan banyak terima kasih, karena sudah dibantu.

“Terima kasih karena sudah membantu dan sudah bikin saya tenang di atas, sampai akhirnya saya aman sampai di bawah,” tutur Mawikere.

Saat di atas, ia mengatakan hanya berdoa saja dan merasakan haus juga keram.

“Kejadian ini otomatis alam lah, kita tidak bisa melawan alam,” kuncinya.

Diketahui, ketegangan listrik di kabel tersebut 70.000 volt, dan tinggi kabel itu berada di sekitaran 35 meter. (Anugrah Pandey)