Aksi Kriminal Marak, Deprov Desak Ada Patroli Rutin

Imelda Nofita Rewah

MANGUNINEWS.COM, Manado – Aksi kriminal marak terjadi. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) pun angkat suara. Pihak kepolisian didesak razia kenakalan di kampung-kampung.

Belum lama ini, Desa Sea, Kabupaten Minahasa gempar. Kasus pembunuhan yang menyeret 4 tersangka menjadi duri keamanan di bumi Nyiur Melambai.

Fenomena seperti ini ditanggap Anggota Komisi I DPRD Sulut, Imelda Rewah. Menurutnya, pihak kepolisian harus rutin melakukan patroli keamanan di setiap kampung. “Jadi aparat perlu operasi keamanan di kampung-kampung,” tegas Rewah, Selasa (2/2), di ruang kerjanya.

Menurutnya, masalah kriminalitas yang terjadi sekarang ini disebabkan oleh minuman keras (miras) dan oknum-oknum yang membawa senjata tajam (sajam) dengan sembarangan.

“Kepolisian harus rutin razia sajam dan miras. Untuk miras, yang penah saya sampaikan, untuk menjualnya harus ada jam-jam tertentu dan menjualnya pada usia dewasa. Kalau hal seperti ini dilakukan, pasti ada kontrol supaya peredaran miras tidak menyebar luas. Bukan berarti peredaran miras sudah tidak ada lagi, kan sayang petani-petani. Jadi untuk penjualan miras harus dipilah-pilah,” ucapnya.

Ditambahkannya, pemerintah dan pihak kepolisian harus lebih lagi terlibat aktif dalam menekan tindak kriminalitas, terlebih khusus peredaran miras yang sudah menyasar anak-anak yang di bawah umur

“Jadi ini juga himbauan kepada pemerintah untuk mengontrol peredaran miras. Masakan anak belasan tahun sudah dapat membeli miras. Penjual miras harus juga dapat melihat ini. Kalau anak yang belum layak mengkonsumsi, jangan dijual. Artinya harus ada kerja sama dengan pemerintah, masyarakat dan pihak keamanan,” jelasnya.

“Terkait kriminalitas, siskamling yang pasti harus bekerja jangan setengah-setengah. Jangan nanti kalau sudah ada kejadian baru dilaksanakan siskamling. Karena kalau tidak ada kejadian, stop lagi siskamling. Dari kepolisian, keamanan harus tetap jalan, terutama untuk semua Polsek melakukan razia,” ujarnya.

“Dan kami memberikan apresiasi kepada Kapolda baru karena sudah menghidupkan kembali tim respon cepat seperti tim Barakuda dan Maleo,” tutupnya. (Eka Egeten)