API Sulut Minta Kepolisian Usut Tuntas Aksi Bom di Makassar

MANGUNINEWS.COM, Tondano – Aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan menuai respon dari kalangan tokoh agama. Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan rasa dukacita yang mendalam.

Ketua API Sulut, Pdt. Drs. Dolfie Kuron, MBA., S.Th., Selasa (30/03) siang tadi menyampaikan agar kasus ini diusut tuntas.

“Kami meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas aktor dibalik pemboman ini, agar tidak terjadi lagi dikemudian hari,” tegas Kuron.

Peran pihak kepolisan dinilai sangat penting. Kuron menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan aparat kepolisian yang sementara bekerja mengungkapkan kasus pemboman di Gereja Katedral Makassar.

Ia juga berharap, agar seluruh umat kristiani di Sulut yang dalam menghayati minggu sengsara ini dapat mendoakan keselamatan bangsa dan negara.

“Saat ini kita berada di minggu sengsara keenam memasuki masa Jumat Agung. Untuk itu, mari kita sama-sama berdoa demi keselamatan bangsa dan negara kita,” katanya sembari mengajak para hamba Tuhan, pendeta, asosiasi pendeta, ketua jemaat, dan pelayan keluarga API untuk berdoa besama-sama.

Penulis: Lefrando A. Gosal
Editor: Anugrah Pandey