Aquwar Akui Usir Petugas UPTD Samsat Tondano

MANGUNINEWS.COM, Tondano – Tudingan pengusiran terhadap petugas Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Tondano, akhirnya diakui pemilik Aquwar Water Station, Leke alias Iyu. Leke saat dihubungi awak media lewat media sosial WhatsApp membenarkan hal ini.

“Selamat pagi, iya betul saya mengusir salah satu oknum, petugas (Seorang ibu tua )yang tidak sopan dalam dlm menagih pajak PAP,” tulis Leke dalam pesan singkat WhatsApp, Selasa (10/03).

Sebelumnya, tudingan sikap tak koperatif ini diungkapkan Kepala UPTD Samsat Tondano, Chres Mingkid melalui Kepala Seksi Sengketa Pajak, Barth Hermanus. Menurut keduanya, saat petugas UPTD Samsat Tondano melakukan penagihan, pihak Aquwar Water Station telah melakukan pengusiran. Tak hanya itu, pihak UPTD Samsat Tondano juga ditantang jika akan melakukan sanksi tegas.

Leke sendiri tersandung masalah dugaan penunggakan Pajak Air Permukaan (PAP). Tak hanya PAP, dari penulusuran juga ditemui perusahaan yang berbasis di Desa Warembungan, Kecamatan Pineleng itu juga menunggak pajak kendaraan bermotor. Total pajak yang harus dibayar mencapai angka Rp 25 juta. (Kharisma)