Baliho Sosialisasi Tak Perhatikan Etika dan Estetika, Bawaslu Surati Pemilik

165
Deisy Soputan

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Tensi politik Kota Tomohon mulai meninggi. Baliho-baliho berukuran besar tempat sosialisasi sejumlah figur pun mulai bertaburan di berbagai tempat. Kondisi ini dikritisi lembaga pengawas pemilu di kota bunga.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon, Deisy Soputan SPd MHum mengatakan, semarak baliho itu tidak masalah. Namun ia menyayangkan ada sejumlah baliho sosialisasi figur yang dipasang, tidak memperhatikan estetika dan etika.

Ia mencontohkan, sejumlah baliho yang dipasang di samping Kantor Bawaslu Tomohon, Kelurahan Walian. Menurutnya, baliho tersebut sudah mengurangi nilai estetika. Sebab, tata letak baliho agak menghalangi Kantor Bawaslu.

“Ini memang belum tahapan. Pemasangan baliho sosialisasi sebenarnya boleh. Hanya saja perlu memperhatikan sisi etika dan estetika. Terkait baliho yang ada di sebelah Kantor Bawaslu, akan ditindaklanjuti. Kami akan menyurat kepada yang bersangkutan dengan meminta agar baliho-baliho itu dipindah,” tegas Soputan, Rabu (29/01).

Senada diungapkan Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Tomohon, Irvan Dokal SH. Menurutnya, baliho tersebut agak menghalangi Kantor Bawaslu. “Kami akan mengomunikasikan hal ini dengan pihak-pihak atau pemilik baliho. Kiranya ini juga menjadi perhatian kita bersama agar tidak terjadi kesalahan,” tandas Dokal. (Risal Kahidopang)