Bangun ‘Kampung Halaman’, IAKN Manado Terjunkan 187 Mahasiswa KKN di Minahasa

309

MANGUNINEWS.COM, Tondano – Komitmen untuk membangun Kabupaten Minahasa diperlihatkan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado. Itu ditunjukkan dengan menerjunkan 187 mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Minahasa.

Hal itu diakui Rektor IAKN Manado, Jeane M Tulung. Menurutnya, salah satu alasan IAKN Manado memilih Kabupaten Minahasa sebagai lokasi KKN dikarenakan niat untuk membangun ‘kampung halaman’.

“KKN Angkatan pertama tahun lalu, mahasiswa IAKN melakukan program KKN di Manokwari, Papua. Itu dalam rangka program 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) Kementerian Agama (Kemenag). Dan, di angkatan kedua ini kami memilih Kabupaten Minahasa. Tentu saja ini sebagai langkah konkrit kami untuk melibatkan diri dalam pembangunan di Kabupaten Minahasa. Apalagi kampus IAKN Manado itu kan ada di wilayah Kabupaten Minahasa, tepatnya di Tateli, Kecamatan Mandolang,” ungkap Tulung usai kegiatan penerimaan mahasiswa KKN yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Senin (17/2).

Ia menjelaskan, untuk tahun 2020, dengan penuh keterbatasan, lewat mahasiswa KKN, pihaknya berusaha memberikan yang terbaik demi pembangunan di Kabupaten Minahasa. Apalagi kampus IAKN terletak di wilayah pemerintahan Kabupaten Minahasa.

“Jadi mahasiswa KKN harus hadir dan menjadi mitra yang baik di tengah masyarakat. Saya yakin mahasiswa IAKN Manado memiliki potensi yang luar biasa. Dan harus dimaksimalkan. Apalagi Kabupaten Minahasa bisa dijadikan contoh model moderasi beragama,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring M.Si mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan IAKN Manado karena telah memilih Kabupaten Minahasa sebagai lokasi KKN.

“Sebagai Bupati, Wakil Bupati, seluruh perangkat dan masyarakat Minahasa berterima kasih buat civitas akademika IAKN Manado atas kepercayaan ini. Dengan jumlah 187 mahasiswa KKN, tentu adalah jumlah yang besar. Dan tentunya juga dampak dari apa yang akan mereka lakukan selama KKN, diharapkan berdampak besar bagi masyarakat,” ungkap Roring.

Menurutnya, pastilah apa yang didapat selama ditempa dalam bangku perkuliahan, tentu hal itu yang akan diterapkan saat praktek KKN.

“Namun di tengah masyarakat, mahasiswa KKN membutuhkan keterampilan lebih. Karena itu dituntut untuk mampu beradaptasi, membawa diri dan berusaha menyesuaikan dengan kondisi di lokasi KKN dengan baik,” jelas Roring.

“Kiranya kehadiran adik-adik mahasiswa KKN di lokasi KKN betul-betul memberi manfaat dan nilai positif. Jadi kami menerima dengan resmi dan rasa syukur. Sukses untuk IAKN Manado, sukses untuk kita semua,” pungkas Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan itu, pimpinan IAKN Manado, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Minahasa Denny Mangala dan jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Sebagai informasi, program KKN ini merupakan tahun kedua IAKN pasca bertransformasi dari Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Manado. Sebelumnya pada tahun 2018 lalu, mahasiswa KKN dari IAKN Manado diterjunkan di Kabupaten Manokwari Selatan. (Kharisma)

Berikut lokasi-lokasi yang disiapkan Pemkab Minahasa sebagai tempat praktek mahasiswa KKN IAKN Manado:

  1. Kecamatan Tondano Selatan
  2. Kecamatan Eris
  3. Kecamatan Tondano Barat
  4. Kecamatan Tondano Timur
  5. Kecamatan Kakas
  6. Kecamatan Kakas Barat
  7. Kecamatan Remboken