Bangun Kolaborasi, Bawaslu Sulut Gandeng AMAN dan PPUAD

MANGUNINEWS.COM, Manado – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Partisipasi Publik bersama Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dan Pusat Pemilihan Umum Akses Disabilitas (PPUAD), di Mercure Manado Tateli Resort, Sabtu (12/9).

Komisioner Bawaslu Sulut, Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Kenly Poluan mengatakan, maksud mengundang teman-teman penyandang disabilitas dan masyarakat adat, untuk secara bersama-sama mengadvokasi perbincangan publik

“Agar program-program dari pasangan calon (paslon) atau aktifitas penggalangan dukungan paslon, itu didominasi pada isu-isu publik, termasuk isu-isu terkait bagaimana pengolahan masyarakat desa itu termasuk desa adat tentunya,” kata Poluan.

Diakui Poluan, isu desa adat di Sulut masih sangat kurang.

“Isu adat tidak diberi perhatian yang cukup dalam setiap kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung dari tahun 2005 sampai terakhir,” ungkapnya.

Ia juga mengajak teman-teman penyandang disabilitas, untuk bersama Bawaslu mendorong diskusi publik terkait dengan masyarakat disabilitas sendiri.

“Apakah mereka bisa melakukan advokasi secara sendiri, atau bersama masyarakat yang lain,” lanjut Poluan.

Dia mengungkapkan, Bawaslu mempunyai prinsip untuk membangun kolaborasi, agar pilkada ini tidak terjebak dengan diskusi-diskusi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Karena banyak saran yang kita temukan di lapangan, masyarakat itu terjebak dalam isu-isu terkait politik uang, dan masalah-masalah yang sebenarnya tidak terlalu penting. Masalah yang mendasar itu banyak yang tenggelam,” kunci Poluan. (Anugrah Pandey)