Bansos Dinilai Politis, Monintja: Kalau Tertata di APBD Tidak Masalah

MANGUNINEWS.COM, Manado – Bantuan sosial (bansos) oleh beberapa masyarakat menilai itu merupakan bagian dari strategi politik petahana. Teranyar, pengamat politik, Dr. Donald Monintja, S.Sos., M.Si., mengutarakan tanggapannya soal hal itu.

Menurut akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado tersebut, kalau memang tertata dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) itu tidak masalah.

Tapi dikatakannya, memang perpektifnya dalam kondisi saat ini pasti dikategorikan politis.

Lanjutnya, proses bantuan-bantuan itu kalau terprogram memang sudah tertata dalam APBD. Kalau itu tidak dilakukan, malah menjadi temuan dan serapan anggarannya jadi masalah pada pemerintah.

“Bahwa kalau dia tidak terserap, maka nantinya dianggap pemerintah ini tidak melakukan apa-apa,” jelas Monintja.

Nah, menurutnya yang jadi masalah dalam pemberian bantuan, apabila ada cerita dibalik itu atau ada semacam ajakan.

“Maksudnya begini, jangan lupa setelah bantuan ini diberikan, jangan lupa pilih ini, karena dia yang kase,” tukasnya.

Monintja menambahkan, kalau bantuan itu terprogram, mau tanggal berapa pun tetap harus disalurkan, karena itu adalah program pemerintah.

(Anugrah Pandey)