Bansos Minahasa Tidak Untuk Penerima PKH Dan BPNT

MANGUNINEWS.COM, Tondano – Bantuan Sosial (bansos) di Kabupaten Minahasa secara resmi telah disalurkan. Sebanyak 20.834 Kepala Keluarga (KK) dipastikan bakal menerima bantuan berupa sembako dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa itu. Guna mengoptimalkan bantuan tersebut, sejumlah persyaratan pun dikedepankan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari beberapa kategori penerima bantuan, mereka yang termasuk dalam penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dipastikan tidak akan menerima ‘sentuhan’ Pemkab Minahasa itu.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Sosial, Royke Kaloh disela-sela penyerahan sembako di Gedung Wale Ne Tou Tondano, Rabu (08/04).

“Karena baik penerima PKH dan BPNT, mereka sudah ada bantuan khusus,” terang Kaloh.

Bahkan, untuk penerima PKH, khusus di masa pandemi Covid-19 ini telah mendapat kebijakan perluasan.

“Untuk PKH kan biasanya ada bantuan triwulan tapi karena virus corona dibuat kebijakan tiap bulan bantuan akan disalurkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Assisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minahasa, Denny Mangala menjelaskan syarat penerima bantuan ini adalah mereka yang masuk dalam basis data terpadu (BDT) di Dinas Sosial.

“Mereka yang berprofesi tukang ojek, supir, buru, kusir bendi, nelayan dan Keluarga Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang akan menerima bantuan ini. Untuk BPNT ,” beber Mangala.

Distribusi bansos berupa sembako telah disalurkan sejak Selasa, 8 April 2020. Adapun sembako yang disalurkan berupa minyak goreng, beras, mie instan, telur ayam dan vitamin. (Kharisma)