Bertemu Kapolresta Manado, PGLG Desak Tuntaskan Kejadian RSPK

MANGUNINEWS.COM, Manado – Tokoh-tokoh pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) lintas generasi mendatangi Polresta Manado, Rabu (3/6). Mereka menemui Kapolresta AKBP Elvianus Laoli, untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait penanganan kasus perusakan di Rumah Sakit Pancaran Kasih (RSPK) Manado oleh pihak kepolisian.

Beberapa tokoh pemuda GMIM yang hadir seperti, Pdt. Billy Johanis, mantan Ketua Pemuda GMIM Paulus Titiwungen, Ketua Granat Sulut, yang sekarang adalah Ketua Jemaat Sion Matungkas, Judy Saerang, mantan Ketua Pemuda GMIM Zebaoth Paniki Bawah, Rojers Tangkulung, mantan Ketua Pemuda GMIM Anugerah Touliang  Wilayah Kakas, mantan Koordinator Crisis Senter Pemuda GMIM, Danny Kumayas, Pnt. PKB GMIM Mapanget.

Hadir juga mantan Ketua Pemuda dan Koordinator Pemuda GMIM Rayon Minut, Melky Pangemanan, mantan Ketua Wilayah Pemuda GMIM Bitung V, mantan Majelis Pekerja Harian (MPH) PGI unsur pemuda, yang sekarang adalah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Pdt. Feybe Lumanaw, mantan Wakil Sekretaris Komisi Pemuda Sinode GMIM yang sekarang Pendeta Pelayanan GMIM Zaitun Mahakeret, Pdt. Welly Pudihang, Ketua Jemaat GMIM Alfa Omega Rumengkor, Jessy Tiwang, mantan Ketua Pemuda GMIM Wilayah Mandolang 1.

“Saya kecewa karena pernyataan Kapolda itu hal yang biasa, ‘sebab keluarga sedang dirundung duka’. Ini murni tindakan kriminal dan perbuataan tidak menyenangkan di dalam sebuah tempat pelayanan kesehatan (RSPK). Kami para Pemuda GMIM Lintas Generasi (PGLG) mengultimatum kepada pihak kepolisian agar 2×24 jam para pelaku harus tangkap,” tegas Rojer Tangkulung.

PGLG mendorong Kapolresta Manado untuk segera mengusut dan menuntaskan kasus tersebut sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku di Indonesia.

“Disampaikan Pak Kapolres, bahwa mereka telah bekerja dan menaruh perhatian serius soal ini. Jadi akan diselidiki penyebar hoaks isu suap 50 juta rupiah dan tentu saja perusakan fasilitas RSPK,” ujar Pendeta Billy Johanis.

Menurut Johanis, Kapolresta Laoli mengharapkan agar masyarakat tetap tenang dan memberi kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan masalah tersebut.

“Justru yang terpenting sekarang adalah jangan sampai masalah ini dimanfaatkan, sehingga timbul masalah baru. Mari kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan sesuai hukum yang berlaku,” sambungnya.

Sementara, Melky Jakhin Pangemanan yang dikenal akrab dengan MJP, menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang langsung kerja ekstra untuk menyelesaikan masalah di RSPK.

“Saya juga sudah kontak dengan Pak Kapolda, dan beliau sampaikan pihak kepolisian akan bekerja ekstra untuk menuntaskan masalah di RSPK. Apresiasi buat aparat keamanan yang langsung action,”tandas MJP. (Candra Rooroh)