Bima Cs Bekuk Pelaku Penikaman Mahasiswa di Kaaten

MANGUNINEWS.COM, Tomohon –
Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Tomohon berhasil mengamankan kedua pelaku tindak penganiayaan (TP) kekerasan secara bersama-sama dengan menggunakan senjata tajam (sajam) terhadap lelaki AP, alias Agung (22), warga Kelurahan Tataaran Dua, Sabtu (24/4/2021). Keduanya dibekuk di dua lokasi berbeda.

Berdasarkan laporan Polisi Nomor: LP/B/164/IV/2021/SPKT/Res-Tmhn.Polda Sulut tanggal 24 April 2021, telah terjadi TP penganiayaan secara bersama-sama di ruas jalan Tomohon-Manado. Tepatnya di depan Kantor PLN Kaaten, Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Jumat (23/4/2021).

Diketahui identitas kedua pelaku
Yakni lelaki BM alias Bayu (21), mahasiswa warga desa Karoa, Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), dan lelaki RT alias Randi (24), mahasiswa warga desa Kinamang, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minsel.

Menanggapi laporan polisi yang ada, Tim Resmob di bawah pimpinan Kepala Tim (Katim) Bripka Bima Pusung, langsung merespons dan melakukan interogasi terhadap korban Agung Pasaribu, yang sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Sam Ratulangi Tondano.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh, baik dari korban dan teman korban, bahwa pelaku lelaki Bayu bersama teman-temannya,” kata Pusung.

“Tim kemudian melalukan pengembangan dan pencarian sejak Jumat 23 April 2021, terhadap para pelaku di tempat kost Bayu, tapi pelaku tidak ada. Sabtu 24 April 2021, tim mendapat informasi kalau Bayu sedang bersembunyi di tempat kost temannya yang ada di Kelurahan Matani Satu,” ungkap Pusung.

Tidak ingin tersangka melarikan diri, Tim Resmob langsung menuju ke lokasi di mana Bayu berada dan berhasil mengamankannya. Saat pelaku bersama teman-temannya.

Setelah ditangkap, petugas melakukan interogasi terhadap pelaku Bayu. Dia mengatakan kalau yang melakukan penikaman adalah lelaki RT alias Randi. Setelah mengantongi identitas pelaku lainnya, tim langsung melakukan pengejaran terhadap Randi, sabtu (24/4/2021) jam 12.30 wita, Tim Resmob menuju ke tempat kost Anugerah tempat tinggal Randi, tetapi pelaku tidak ada.

“Tim terus mencari informasi tentang keberadaannya. Tim mendapat informasi kalau Randi berada di desa Parepei, Kecamatan Remboken, kabupaten Minahasa, sedang menghadiri penguburan temannya,” ungkap Pusung.

“Tim langsung menuju ke desa Parepei dan sekitar jam 15.30 Wita, tim berhasil mengamankan Pelaku Randy yang saat itu akan meninggalkan rumah duka dengan mengendarai sepeda motor. Tim langsung melakukan penggeledahan terhadap Randi dan berhasil menemukan barang bukti sebilah pisau badik terbuat dari kuningan di dalam kantung celana milik pelaku, yang digunakan oleh pelaku untuk menikam korban,” kata Pusung.

Setelah penangkapan, Katim Resmob menjelaskan kronologi kejadiannya.

“Awalnya antara pelaku Bayu dan korban Agung terjadi selisih paham saat berada di desa Tounelet, Kecamatan Sonder. Permasalahan berlanjut, antara keduanya saling berbalasan chating via WhatsApp dan saling janji untuk ketemu di kota Tomohon. Pada hari Jumat, tanggal 23 April 202, jam 20.30 Wita, antara pelaku dan korban sepakat untuk bertemu di jalan raya Tomohon-Tondano tepatnya di depan PLN Kaaten,” tambah Pusung.

Saat di TKP, antara pelaku dan korban saling adu mulut yang berakhir pada pemukulan yang dilakukan oleh pelaku Bayu terhadap korban dengan menggunakan tangan terkepal yang mengenai bagian wajah. Tidak terima perlakuan Bayu, korban melakukan perlawanan dan terjadi perkelahian antara keduanya.

“Melihat hal tersebut, teman-teman korban langsung menghampiri keduanya, tapi teman-teman pelaku langsung menghalangi pergerakan dari teman-teman korban. Saat itu pelaku Randy langsung mencabut sebilah pisau badik yang dibawanya, yang disimpan dalam saku celana bagian depan sebelah kiri. Ia langsung menikam korban yang mengena di bagian ketiak sebelah kiri,” jelas Pusung.

Korban yang sudah kena tikaman, dan sempat terjatuh di aspal, kemudian berdiri dan mendekati teman-temannya dan kemudian langsung melarikan diri meninggalkan TKP. Begitupun pelaku dan teman-temannya langsung meninggalkan TKP dan menuju ke tempat kost pelaku Bayu.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami satu luka tusuk pada ketiak sebelah kiri dan dirawat di RS Sam Ratulangi Tondano. Barang bukti berupa sebilah pisau badik kuningan terbuat dari kuningan. Pelaku dan barang bukti langsung diamankan di Mapolres Tomohon,” tutup Pusung.

Penulis : Denny Pongajow