BPD Tondei Satu Layangkan Surat Terbuka ke Bupati Minsel

MANGUNINEWS.COM, Motoling Barat – Sesuai keputusan musyawarah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tondei Satu, Kecamatan Motoling Barat, pada tanggal 26 Mei 2020, maka BPD membuat surat terbuka kepada Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Dr. Christiany E. Paruntu dengan nomor: 10/bpd/T1/V/2020, Rabu (27/05).

Dalam surat terbuka ini, dikuak sejumlah temuan BPD tentang pelanggaran yang dilakukan oleh pemerintah desa. Di antaranya soal penyelenggaraan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2018 tentang pengadaan batas desa dan papan nama jalan. Total anggaran Rp. 3.000.000. Dana yang digunakan Rp. 3.000.000 namun hingga saat ini tak ada bukti fisik.

Temuan pelanggaran lainnya bersumber dari Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) 2019, ada penyerahan uang sebesar 10.000.000 kepada Hukum Tua yang diarahkan oleh Kordinator Pamsimas, Maikel Sumaraw.

Sekretaris BPD Tondei Satu, Ricky Manese S.H., mengaku kecewa terhadap pemerintah kabupaten.

“Saya selaku Sekretaris BPD merasa kecewa dengan perhatian dari pemerintah kabupaten karena sampai hari kemarin, untuk laporan dari BPD Tondei Satu belum direspon oleh pemerintah kabupaten,” katanya saat diwawancarai.

Lanjut Manese, “Masyarakat juga mendesak kepada BPD untuk menindaklanjuti laporan yang sudah dibawa ke Inspektorat beberapa minggu yang lalu.”

Ricky Manese

Hanly Mogogibung, Ketua BPD Tondei Satu berharap agar Bupati Paruntu bisa menyelesaikan masalah ini secepatnya.

“Sebagai ketua BPD saya harap masalah ini dapat diselesaikan secepatnya oleh Ibu Bupati CEP. Lebih cepat lebih baik,” harap Mogogibung.

Musyawarah BPD yang menghasilkan keputusan untuk membuat surat terbuka, dilaksanakan di kediaman Teddy Pondaag, anggota BPD Tondei Satu. Pertemuan itu dihadiri oleh Hanly Mogogibung, Ricky Manese, Teddy Pondaag, Ferra Bella dan Noldy Wongkar, sesuai dengan nama-nama yang terlampir dalam surat terbuka. (Ferlandi Wongkar)