Buka Musrenbang, Talumepa Minta Pejabat Cerdik Berikan Kontribusi

MANGUNINEWS.COM, Tutuyan – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan rancangan akhir teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

Agenda tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Boltim Christiano E. Talumepa, S.H., M.Si., di Lantai III Kantor Bupati Boltim, Selasa (10/11).

Dalam momentum itu Talumepa menuturkan, acara itu merupakan lanjutan konsultasi publik rancangan teknokratik beberapa waktu lalu.

“Saya memberikan beberapa penegasan terkait dengan kegiatan penyusunan rancangan akhir teknokratik RPJMD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur pada hari ini, karena ini merupakan rancangan akhir,” kata Talumepa.

Ia pun berharap, pejabat yang hadir harus cerdik memberikan kontribusi terkait pematangan rancangan akhir.

“Saya berharap seluruh pejabat yang hadir dapat memberikan kontribusi persepsi terkait dengan pematangan rancangan akhir, agar supaya apa yang belum sempat terakomodir waktu lalu, untuk secara cerdas dan cermat untuk memperkaya hasil penyusunan rancangan akhir ini,” ujarnya.

Talumepa mengingatkan, sebagaimana ia sampaikan waktu lalu, apa yang menjadi visi dan misi calon kepala daerah, diharapkan sudah dimatangkan oleh tim teknis yang ada.

“Tim teknis berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan visi misi, itu bisa dibreak down ke Rencana Strategi (Renstra) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD). Selanjutnya dibreak down pada anggaran tahun 2021-2026,” terang Talumepa.

Ia meminta manfaatkan momen tersebut untuk bisa memberikan kontribusi persepsi berupa masukan, saran, dan memanfaatkan tenaga ahli yang ada. Jangan pasif, karena ini akan terkait dengan SKPA masing-masing sesuai dengan tupoksi penjabaran pelaksanaan RPJMD Renstra dan Renja.

“Gunakan pertemuan ini untuk sinkronisasi program dan kegiatan agar ke depan tidak  overlap,” tandasnya.

Turut hadir pada acara tersebut, Sekretaris Daerah, para asisten, Kepala SKPD, dan tenaga ahli dari provinsi. (Abdul Gafur Sarundayang)