Bupati Apresiasi Bumdesmart Lonsiow Motongkad Utara

27

MANGUNINEWS.COM, Tutuyan – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, didampingi Camat Motongkad Iwan Tololiu, Senin (8/6), meresmikan langsung Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Lonsiow Desa Motongkad Utara, Kecamatan Motongkad yang melayani penjualan sembilan bahan pokok kebutuhan masyarakat.

Diketahui, Bumdes Lonsiow didirikan pada tanggal 25 Mei 2014 lewat Peraturan Desa (Perdes) Nomor 2 Tahun 2014, yang sudah dirubah dengan Peraturan Desa (Perdes) Nomor 3 Tahun 2019. Pada tahun 2014, Bumdes Lonsiow mendapat dana bantuan dari Pemkab Boltim melalui dana hibah dengan jumlah Rp. 25 juta sebagai modal awal.

Dengan adanya modal awal tersebut, Bumdes Lonsiow mulai bergerak di bidang usaha pertanian, dan pada tahun 2019 pengelolah Bumdes Lonsiow telah menyampaikan laporan pertanggung jawaban di hadapan Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atas pegelolaan dana Bumdes yang bersumber dari Pemkab sebesar Rp. 25 juta dan berkembang menjadi kurang lebih Rp. 52 juta.

Pada tahun 2019, pengelolah Bumdes Lonsiow mengusulkan kembali kepada Pemdes melalui proposal usulan permohonan penyertaan modal usaha melalui Dana Desa (DD), dan usulan tersebut disetujui oleh Pemdes Motongkad Utara sebesar kurang lebih Rp. 94.

Dengan adanya modal usaha itu, pada tanggal 14 November 2019, usaha tersebut kembali beroperasi melalui penjualan barang yang ditangani langsung oleh pengurus Bumdes.

Seiring waktu berjalan, di akhir Desember 2019, unit usaha ini telah mendapatkan keuntungan sebesar kurang lebih Rp. 7,5 juta.

Sebagaimana yang telah diatur dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Bumdes Lonsiow bahwa laba yang didapat dari hasil usaha akan diperuntukkan dalam tiga hal, setelah di potong biaya operasional kegiatan, yaitu penambahan modal usaha sebesar 20 persen, pemberian pendapatan asli desa sebesar 20 persen, dan untuk pembayaran kesejahteraan pengurus Bumdes sebesar 60 persen.

Untuk lebih memacu usaha tersebut, Bumdes Lonsiow kembali mengusulkan penambahan modal usaha sebesar kurang lebih Rp. 360 juta. Dana itu guna membuka usaha penjualan sembilan bahan pokok atau biasa disebut sembako.

“Usaha inilah yang telah diresmikan oleh Bupati Sehan Landjar,” jelas Ketua Bumdes Roli Mamonto dan dibenarkan oleh Sangadi Abdul Haris Mokoagow dan Sekdes Roni Ahmat.

Lebih lanjut dijelaskannya, kehadiran Bumdes Lonsiow yang bergerak dalam penjualan sembilan bahan pokok tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Hal itu nampak dari hasil rekapitulasi penjualan sebelum adanya peresmian, yaitu penjualan pada tanggal 22 Mei sampai dengan 7 Juni atau 15 hari kerja, hasil penjualan mencapai kurang lebih Rp. 94 juta.

Dalam kesempatan tersebut juga, Ketua Bumdes Lonsiow Roli Mamonto menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Motongkad Utara yang terus mendukung keberadaan Bumdes Lonsiow.

“Selaku Pemerintah Daerah tentunya saya memberikan apresiasi kepada Pemdes Motongkad Utara atas berdirinya Bumdesmart Lonsiow yang hari ini telah diresmikan,” ucap Bupati Sehan Landjar dalam sambutannya di sela-sela peresmian Bumdesmart Lonsoiw, Desa Motongkad Utara.

“Kami memberikan apresiasi atas berdirinya Bumdesmart Lonsiow,” jelas Bupati Sehan bangga.

Turut hadir dalam acara peresmian itu di antaranya Sangadi se-Kecamatan Motongkad dan beberapa Staf Khusus Bupati seperti Sehan Mokoagow yang juga  tokoh masyarakat setempat, Yosep Sikopong dan Faisal Landjar. (Advertorial/Pusran Beeg)