Daftar Penerima BST Dipenuhi Keluarga ASN dan Perangkat Desa, Koha Heboh

Rumah salah satu penerima BST di Desa Koha.

MANGUNINEWS.COM, Mandolang – Suara warga Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, riuh. Daftar penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) jadi pemantik. Publik menilai, kebanyakan masyarakat yang menjadi penerima bantuan pemerintah itu tidak pantas.

Nada kritis warga berhamburan di media sosial. Para penerima disebutkan hanya orang-orang ‘dekat’ Hukum Tua (Kepala Desa, red).

“Pokok pertanyaan warga, apakah istri atau suami ASN (Aparat Sipil Negara) berhak menerima BST ? Apakah pemuda yang masih tanggungan orang tua atau belum punya KK (kartu keluarga) pribadi berhak menerima BST ? Ada lagi, apakah aparat desa berhak menerima BST?” sebut Andrey Tumewu, salah satu warga Desa Koha.

Dari percakapan warga di media sosial terungkap banyak hal ‘aneh’ dalam daftar penerima BST di Desa Koha. Banyak penerima merupakan keluarga ASN, pensiunan, anggota Polri, perangkat desa, karyawan bank dan orang-orang yang dalam kaca mata warga sebagai masyarakat ‘kelas atas’ di desa mereka.

“Itu anak-anak muda yang menjadi penerima BST rata-rata masih tanggungan orang tua dan orang tua mereka ASN atau perangkat desa,” ungkap Tumewu.

Waga pun mengaku bingung dengan ‘praktek tidak adil’ yang diperagakan pemerintah desa mereka. Sikap kritis pemerintah kabupaten Minahasa kini dinanti. Mereka menunggu jawaban, apakah daftar tersebut memang pantas menerima bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Diketahui, proses penyaluran BST di Desa Koha, telah dilakukan akhir pekan lalu. (Anugrah Pandey)