DPRD Boltim Pastikan Kesiapan Pos Penjagaan Covid-19 di Perbatasan

MANGUNINEWS.COM, Nuangan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bolaang Mongondow Timur (DPRD Boltim) melakukan pemantauan pos penjagaan dan penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di sejumlah wilayah perbatasan Boltim.
Rombongan legislator dipimpin Ketua DPRD Boltim, Fuad Landjar, bersama beberapa anggota antara lain, Wilken Rareho, Afendi Muaya, Sofyan Alhabsyi, dan Sunarto Kadengkang.

Para legislator meninjau pos penjagaan di Polsek Nuangan, bersua para petugas dari Kepolisian Sektor Nuangan, petugas medis dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, beserta aparat kecamatan dan desa.

Fuad Landjar, ketika berdialog dengan tim Posko, mengaku akan mencoba berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Boltim terkait kendala serta kekurangan yang ditemukan di lapangan.
“Untuk Alat Pelindung Diri (APD) cukup memadai sesuai standar, tapi disinfektan serta alat medis lain ada yang perlu dilengkapi. Kami juga simpulkan perlu ada penambahan operasional untuk petugas di pos penjagaan Nuangan, termasuk akomodasi mereka,” ungkap Fuad.

Selain itu, Wilken Rareho, Ketua Komisi I DPRD Boltim, juga menyoroti masalah penjagaan di perbatasan antara Boltim dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), khususnya di wilayah Matabulu, Kecamatan Nuangan. Menurutnya, perlu ada penjagaan lebih efektif lagi di perbatasan darat dan laut.

“Harus lebih ketat untuk wilayah perbatasan. Kalau yang sekarang kan masih di wilayah Nuangan kota, walau jalurnya cukup tepat. Namun kita khawatir akan kebobolan di wilayah perbatasan, baik laut dan darat dengan Bolsel,” terang Wilken.

Sementara itu, Kapolsek Nuangan, Iptu Agus Sumandik SE, menanggapi hal tersebut. Ia mengakui bahwa wilayah perbatasan Boltim dan Bolsel belum intens penanganannya.
“Petugas tetap melakukan pemantauan secara bergilir, cuma kami punya kendala besar karena wilayahnya cukup terisolir. Listrik tak ada, begitu juga air bersih,” kata Sumandik.

Terinformasi, Kamis (9/4), DPRD Boltim akan kembali melakukan pemantauan di Nuangan, khusus perbatasan Boltim dan Bolsel, serta daerah paling ujung di Desa Jiko Belanga. (Tim Man)