FIB Unsrat Bantu Mahasiswa dari Luar Daerah di Kos-Kosan

MANGUNINEWS.COM, Manado – Menghadapi pandemi Covid-19, ekspresi kepedulian ditunjukkan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. Sabtu (2/5), bertepatan dengan momen Hari Pendidikan Nasional, keluarga besar FIB salurkan bantuan kepada para mahasiswa yang kini hidup di kos-kosan.

“Kebetulan di hari pendidikan nasional, kita menggelar bakti sosial. Kegiatan Fakultas Ilmu Budaya ini inisitaif dari WD (Wakil Dekan) 3, Dra Donna Reyti Timbuleng, M.Hum dan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) FIB,” kata Ketua Jurusan (Kajur) Sejarah FIB Unsrat, DR Ivan Kaunang, M.Hum, yang terlibat langsung dalam penyaluran bantuan tersebut.

Menurutnya, bahan natura dan uang yang dibagikan ke para mahasiswa yang terdampak Covid-19 ini dikumpulkan oleh para dosen di FIB.

“Jadi WD 3 dan BEM mengajukan permohanan ke Jurusan-Jurusan, silahkan dosen-dosen yang mau berpartisipasi, baik dalam bentuk natura maupun uang. Terkumpul dana puluhan juta rupiah dan bahan natura,” jelas Kaunang.

“Bantuan dikumpul per Jurusan, kemudian Ketua Jurusan cari tahu dan catat siapa-siapa mahasiswa dari luar daerah, tidak pulang kampung, status di kos-kosan dan patut dibantu. Ada puluhan mahasiswa dari berbagai Program Studi yang tercatat patut dibantu. Ada mahasiswa dari Toraja, Jawa, termasuk Bandung, dari Sumatera seperti Batak, dan dari Papua. Kita kasih beras, telur dan sejumlah uang tiap orang,” sambungnya.

Diketahui, kegiatan penyerahan bantuan sosial ini secara resmi dibuka oleh Dekan FIB Unsrat Drs. Ferry Raymond Mawikere, M.Hum., MA., pada Sabtu pagi di halaman FIB Unsrat, Manado. Memperhatikan imbauan pemerintah, hadir dalam acara pembukaan ini hanya Dekan, WD 3, Kajur Sejarah, dosen Jurusan Bahasa Inggris DR Christian Darunu, dan 3 orang pimpinan BEM Fakultas Ilmu Budaya.

Dalam sambutannya, Mawikere mengungkapkan jika apa yang mereka lakukan ini merupakan tugas mulia. “Karena kita mengumpul semua ini dari kita para pendidik yang tidak semua berkelebihan. Bantuan ini akan diberikan kepada anak-anak mahasiswa kita yang tentunya terdampak kejadian luar biasa, yang tidak hanya menimpa daerah kita tapi seluruh dunia. Saya menyambut baik gagasan yang disampaikan oleh BEM Fakultas Ilmu Budaya yang kemudian dilakukan oleh Fakutas melalui WD 3,” ucap Maweikere.

Dekan pun mengucapkan terima kasih kepada para donatur, para dosen dan BEM FIB, yang telah mampu mengumpulkan uang dan bahan pokok tersebut. “Semoga bisa didistribusikan kepada mereka yang jauh lebih membutuhkan dari kita. Kita banyak kekurangan tapi ketika bisa menyisihkan sesuatu dari kekurangan kita untuk diberikan kepada mereka yang lebih susah maka itu merupakan hal yang luar biasa,” tandas Mawikere.

Selesai membuka kegiatan itu, bantuan langsung disalurkan oleh WD 3 Dra Donna Reyti Timbuleng, M.Hum., Kajur Sejarah DR Ivan Kaunang, M.Hum., DR Christian Darunu dan pimpinan BEM FIB ke sejumlah kos-kosan di seputaran kampus Unsrat, Malalayang, Ranotana hingga ke Maumbi Minahasa Utara. (Rikson)