FIB Unsrat Peduli Mahasiswa Luar Daerah

MANGUNINEWS.COM, Manado – Wujud kepedulian Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, terus diperagakan. Para mahasiswa dari luar daerah yang kini tinggal di kos-kosan, tetap jadi sasaran.

Senin (4/5), bantuan yang dikumpulkan oleh para dosen kembali disalurkan kepada para mahasiswa. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Dekan FIB Unsrat Drs. Ferry Raymond Mawikere, M.Hum., MA., di halaman kampus FIB.

Bantuan bagi mahasiwa ini ikut diserahkan Ketua BEM FIB Jimmy Sumayow. Turut menyaksikan Wakil Dekan 1 Maya Warouw, M.Ed., Ph.D, Wakil Dekan 2 DR Meriam Pandean, Wakil Dekan 3 Dra Donna Reyti Timbuleng, M.Hum., Kajur Sejarah DR Ivan Kaunang, M.Hum., Kasubag Pendidikan dan sejumlah dosen.

“Jadi baksos (bakti sosial) masih berlanjut karena sumbangan spontanitas dari sejumlah dosen yang mau membantu, masih juga terus berdatangan. Usai dibuka oleh Bapak Dekan, langsung dilanjutkan dengan pembagian bahan pokok dan sejumlah uang untuk para mahasiswa,” kata Ketua Jurusan Sejarah FIB Unsrat, DR Ivan Kauang, M.Hum.

“Penerimanya mahasiswa yang ada di sekitar kampus. Jadi mereka datang dan ambil bantuan dengan tetap mengikuti protokol Covid-19. Menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak. Baksos ke dua ini ada 30 lebih mahasiswa yang dapat bantuan langsung,” jelas Kaunang.

Diketahui, Sabtu (2/5), bertepatan dengan momen Hari Pendidikan Nasional, keluarga besar FIB juga telah menyalurkan bantuan kepada para mahasiswa yang kini hidup di kos-kosan. Bahan natura dan uang yang dibagikan ke para mahasiswa yang terdampak Covid-19 ini dikumpulkan oleh para dosen FIB.

“Jadi WD 3 dan BEM mengajukan permohanan ke Jurusan-Jurusan, silahkan dosen-dosen yang mau berpartisipasi, baik dalam bentuk natura maupun uang. Terkumpul dana puluhan juta rupiah dan bahan natura,” jelas Kaunang.

“Bantuan dikumpul per Jurusan, kemudian Ketua Jurusan cari tahu dan catat siapa-siapa mahasiswa dari luar daerah, tidak pulang kampung, status di kos-kosan dan patut dibantu. Ada mahasiswa dari Toraja, Jawa, termasuk Bandung, dari Sumatera seperti Batak, dan dari Papua. Kita kasih beras, telur dan sejumlah uang tiap orang,” sambungnya.

Dekan FIB Unsrat Drs. Ferry Raymond Mawikere, M.Hum., MA., sempat mengungkapkan jika apa yang dilakukan oleh para dosen ini merupakan tugas mulia. “Karena kita mengumpul semua ini dari kita para pendidik yang tidak semua berkelebihan. Bantuan ini akan diberikan kepada anak-anak mahasiswa kita yang tentunya terdampak kejadian luar biasa, yang tidak hanya menimpa daerah kita tapi seluruh dunia. Saya menyambut baik gagasan yang disampaikan oleh BEM Fakultas Ilmu Budaya yang kemudian dilakukan oleh Fakutas melalui WD 3,” ucap Mawikere.

Dekan pun mengucapkan terima kasih kepada para donatur, para dosen dan BEM FIB, yang telah mampu mengumpulkan uang dan bahan pokok tersebut. “Semoga bisa didistribusikan kepada mereka yang jauh lebih membutuhkan dari kita. Kita banyak kekurangan tapi ketika bisa menyisihkan sesuatu dari kekurangan kita untuk diberikan kepada mereka yang lebih susah maka itu merupakan hal yang luar biasa,” tandas Mawikere. (Rikson Karundeng)