Gandeng Dinkes dan PMI, KNPI Boltim Gelar Baksos

176

MANGUNINEWS.COM, Motongkad – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berkerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Palang Merah Indonesia (PMI), menggelar bakti sosial (Baksos) donor darah sekaligus khitanan masal.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Desa Motongkad, Kecamatan Motongkad, Senin (27/1).

Kegiatan baksos ini adalah ide yang lahir dari Amalia Ramadhan Landjar, SKM. Hal itu diakui Ketua KNPI Boltim ini saat diwawancarai oleh awak media.

“Terutama masalah donor darah. Saya melihat pengalaman secara tersendiri kekurangan atau krisis darah yang dialami oleh bank darah. Dan pada waktu itu, saya sangat membutuhkan darah untuk membantu salah satu warga Boltim, sehingga itu secara pribadi saya mendorong Dinkes Boltim untuk menggelar baksos ini. Dan akhirnya PKM Motongkad yang memberikan respon, makanya kita gelar di sini,’’ ucap tokoh pemuda Boltim ini.

Amalia Ramadhan Landjar saat menyampaikan sambutan.

Melihat kondisi di lapangan, Amalia juga melihat baksos ini bisa diisi dengan kegiatan khitanan masal.
‘’Selain donor darah, kita juga bersama memutuskan melaksanakan khitanan masal. Khitanan masal ini adalah kegiatan sosial kemasyarakatan,” sambung Amalia.

‘’Ini juga membuktikan bahwa anak-anak di Boltim, khususnya di Kecamatan Motongkad masih banyak yang belum dikhitan. Nah ini menjadi salah satu perhatian dari pihak Dinas Kesehatan Boltim,’’ ucap Amalia.

Srikandi Boltim ini berharap, ke depan kegiatan seperti ini akan ada di wilayah-wilayah PKM lainnya di Boltim.

‘’Diharapkan juga kerja sama kita, jangan sampai PKM berbondong-bondong mengejar gelar akreditas utama namun pelayanan kemasyarakatan belum maksimal,’’ pungkas putri Bupati Boltim ini.

Senada disampaikan Kepala Dinkes Boltim, Eko Marsidi. Diakui, baksos ini adalah gagasan dari Ketua KNPI Boltim.

‘’Ketua KNPI Boltim mendorong kami untuk melaksanakan donor darah demi memenuhi pasokan darah di bank darah. Sehingga itu, inisiatif ini langsung kami tindak lanjuti dan digelar di PKM Motongkad,’’ terang Marsidi.

Ia menambahkan, Baksos ini akan dijadikan agenda rutin di PKM Motongkad. ‘’Ke depan, bekerja sama dengan PMI, kita akan coba upayakan setiap PKM di Boltim melaksanakan donor darah setiap tiga bulan, agar pasokan darah di bank darah tetap tersedia,’’ jelasnya.

Sementara itu, Kepala PKM Motongkad Helmi Lasama mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan KNPI dan PMI setiap tiga bulan sekali melaksanakan donor darah.

‘’Ini bertujuan untuk mengisi keluhan-keluhan dari masyarakat yang kekurangan dan sangat membutuhkan darah saat merawat keluarganya di rumah sakit. Dijadikan program dan dilaksanakan, agar pasokan darah bisa memenuhi kebutuhan di RS. Hari ini saja, kebanyakan pendonor itu dari staf PKM Motongkad,’’ tuntas Lasama.

Diketahui, baksos tersebut menghasilkan 16 kantung darah dan berhasil melakukan khitan kepada 40 orang anak. (Gazali Ligawa)