Gelar Diskusi Online, Pemuda GMIM Bahas Dinamika Hidup Pasca Pandemi

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Pandemi Covid-19 telah sangat berdampak terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk gereja. Gereja diharapkan tetap optimistis melawan pandemic, termasuk mempersiapkan diri menyambut masa pasca Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Sabtu (16/5), Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) menyuguhkan diskusi melalui aplikasi berbasis internet dengan topik “Pemuda Gereja: The New Normal After Covid-19.”

Diskusi yang dipimpin moderator Edwin Kambey, S.IP., M.Hub.Int., ini menghadirkan lima orang pemantik yakni, Pendeta Petra Rembang, M.Th., Ir. Jenny Karouw, M.Si., Dr. Ferry Daud Liando, Penatua Billy Lombok, S.H., dan Penatua Hezky Pitoy S.H.,M.H.

Diskusi online ini diikuti sekitar 90 peserta. “Untuk peserta dihitung yang masuk keluar sekitar hampir 90 orang,” ujar Edwin Kambey, moderator dalam diskusi ini.

Pembahasan diskusi dimulai dari bagaimana dinamika dan tantangan pelayanan sekarang dan nanti, bagaimana kebijakan yang sudah dan akan diambil pemerintah, hingga membicarakan peran dan langkah strategis pemuda gereja menghadapi kehidupan ‘the new normal’ pasca Covid-19.

Dalam diskusi ini, pemuda GMIM berkomitmen bahwa gereja harus bergerak dinamis dan jangan statis. Gereja dianggap perlu lebih memperhatikan pelayanan dan penanganan kesejahteraan warga jemaat saat ini dan setelah pandemi Covid-19. Gereja juga dituntut untuk makin adaptif dan mengembangkan penggunaan teknologi dalam pekerjaan pelayanan.

“Gereja harus mengintegrasikan teologi dan teknologi secara kuat untuk pengembangan pelayanan,” ujar Penatua Rovan Kaligis, S.H.

Saat diwawancarai manguninews.com, Komisi Pemuda Sinode GMIM juga berkomitmen akan terus berdiskusi sebagai bentuk upaya merawat nalar.

“Tiap hari Sabtu, lewat bidang litbang sudah kami jadwalkan rutin berdiskusi dengan topik-topik yang actual. Bentuk-bentuk merawat nalar seperti ini akan diupayakan terus berjalan juga, termasuk di masa pasca pandemi,” ujar Penatua Cindy Rantung S.H., M.H., Asisten Bendahara Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM. (Abraham Lintong)