Hadiri Perayaan Hari Persatuan W/KI GMIM, CS-WL Sampaikan Sejumlah Pesan Penting

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang membawa perubahan besar terhadap tatanan kehidupan sosial ekonomi masyarakat, Wanita/Kaum Ibu (W/KI) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) harus mampu tampil dan menunjukkan diri menjadi sarana memberitakan injil Yesus Kristus.

Demikian dikatakan Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, S.H., dalam sambutannya saat menghadiri dan mengikuti ibadah perayaan Hari Persatuan W/KI GMIM tahun 2021, bertempat di Aula Kantor Sinode GMIM, Sabtu (15/5).

“W/KI harus mengambil bagian dalam berbagai organisasi, baik organisasi gereja, pemerintahan, politik dan sosial kemasyarakatan lainnya,” ujar Senduk.

Dalam suasana memperingati Kenaikan Yesus Kristus ke sorga, menurutnya perayaan ini memiliki nilai, arti dan makna tersendiri.

“Dengan semangat Kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke sorga, W/KI di semua aras, profesi dan aktivitas terpanggil untuk terus menjadi alat Tuhan mengabarkan injil kebenaran kepada sesama manusia pada situasi dan kondisi apapun,” terangnya.

Senduk berharap, melalui organisasi tersebut, W/KI GMIM dapat membuktikan diri untuk menjadi saluran berkat bagi masyarakat maupun jemaat.

“Saat ini banyak W/KI GMIM yang menjadi publik figur, diantaranya Ketua W/KI GMIM Penatua Dra. Adriana Ch. Dondokambey, M.Si., sebagai anggota DPR RI, Sekretaris W/KI GMIM Penatua Ir. Miky J.L. Wenur, M.AP., sebagai Anggota DPRD Kota Tomohon, dan masih banyak lagi W/KI yang menjadi publik figur di organisasi, pemerintahan, politik, sosial kemasyarakatan, profesional, pengusaha dan lain sebagainya. Diharapkan ke depan lebih banyak lagi W/KI GMIM yang bisa menjadi pemimpin publik,” tukasnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini, karena dalam situasi dan kondisi yang dibatasi oleh protokol kesehatan akibat pandemi Covid-19, W/KI GMIM dapat menyelenggarakan ibadah syukur.

“Kita sama-sama berdoa semoga Covid-19 segera hilang dari muka bumi ini, sehingga ke depan kegiatan Hari Persatuan W/KI GMIM dapat dilaksanakan seperti yang lalu-lalu,” harapnya.

Sementara Wakil Wali Kota Tomohon, Wenny Lumentut berpesan kepada W/KI GMIM untuk terus berbuat kebaikan.

“Berbuatlah baik, maka kebaikan akan mendatangimu. Ada suatu nasehat, jika kita berbuat baik walaupun rejeki belum kita dapatkan, tapi yakin dan percaya malapetaka sudah menjauh, jika kita berbuat jahat rejeki pasti akan menjauh dan malapetaka akan semakin mendekat,” ungkapnya.

Dirinya mengingatkan, sesibuk apapun itu tidak boleh melupakan kodrat sebagai seorang istri yang memiliki tanggung jawab terhadap suami dan anak-anak.

“Hormati dan hargailah suami serta sayangilah anak-anak kita. Harus mampu membagi dan mengorganisir peran sebagai pelayan Tuhan dan pelayan publik maupun seorang istri dalam keluarga, niscaya tugas dan tanggung jawab dalam berbagai peran akan selalu diberkati oleh Tuhan Yesus Kristus,” ujarnya.

Ditambahkannya, W/KI GMIM harus menjadi teladan bagi masyarakat dan keluarga.

“Serta mampu mewujudkan persatuan dan kesatuan antar sesama W/KI GMIM, mengasihi sesama manusia, mampu berinteraksi, berkreasi dan berinovasi demi kemajuan W/KI dan jemaat sinode GMIM secara umum dan dapat membawa damai bagi semua orang,” pungkasnya.

Diketahui, ibadah dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. DR. Hein Arina.

Penulis: Anugrah Pandey