Hari Menanam se-Dunia, Bupati Sehan Landjar Pimpin Pencanangan Gerakan Tanam SKPD

29

MANGUNINEWS.COM, Tutuyan – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, didampingi Sekretaris Daerah Sony Waroka, para Asisten, Kapolres Boltim Irham Halid SIK, Perwira Penghubung Kodim 1303, Kepala Dinas Pertanian Setiono, melakukan pencanangan Gerakan Tanam Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di era Covid-19, Jumat (5/6). Kegiatan ini digelar di halaman kantor Dinas Pertanian Boltim.

Agenda yang juga bertepatan dengan hari menanam sedunia tersebut, dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan cadangan pangan, khususnya di wilayah Boltim. Jenis tanaman yang ditanam dalam pencanangan gerakan tanam SKPD tersebut di antaranya umbi-umbian, cebai dan beberapa jenis tanaman lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sehan Landjar menegaskan, gerakan tanam yang dicanangkan oleh Pemda Boltim ini dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan cadangan pangan.

Dalam kesempatan itu, selain mengajak ASN yang berada di lingkungan Pemda Boltim, bupati juga mengajak masyarakat yang mempunyai lahan kosong agar dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman seperti umbi-umbian, guna memenuhi kebutuhan cadangan pangan selama pandemi Covid-19.

Dijelaskannya, sesuai surat edaran Menteri Pertanian RI tertanggal 28 Mei 2020, tentang Antisipasi Terjadinya Krisis Pangan, Boltim menjadi daerah satu-satunya yang terlebih dahulu melaksanakan apa yang tertera dalam surat edaran menteri tersebut untuk melakukan gerakan tanam.

“Boltim yang terlebih dahulu melaksanakan gerakan tanam untuk mengantisipasi krisis ekonomi dampak dari Covid-19,” kata Bupati Landjar.

“Pencanangan kegiatan Gerakan Tanam SKPD juga bertujuan untuk mengajak dan merangsang masyarakat turut serta secara bersama-sama melaksanakan penanaman komoditi lokal, untuk mencegah terjadinya kelangkaan bahan makanan dan krisis pangan, terutama di tengah pandemi Covid-19 ini,” jelas Bupati Landjar.

Kegiatan Gerakan Tanam SKPD ini selain dihadiri oleh jajaran SKPD di lingkungan Pemda Boltim, juga dihadiri oleh sejumlah kelompok tani, pemuda dan sejumlah organisasi kemasyarakatan.(Advertorial/Pusran Beeg)