Jangkau Seluruh Masyarakat, Pemdes Rumengkor Satu Alokasikan DD Untuk Bantuan

MANGUNINEWS.COM, Tombulu – Warga Desa Rumengkor Satu, Kecamatan Tombulu, telah menerima bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa. Bantuan terus mengalir. Kali ini giliran pemerintah setempat.

Dari informasi yang diperoleh, Pemerintah Desa (Pemdes) telah mengalokasikan anggaran Dana Desa (DD) sebesar Rp30 juta, untuk pengadaan sebako untuk dibagikan kepada seluruh masyarakat.

“Bantuan ini merupakan bantuan dari pemerintah desa Rumengkor Satu, yang torang alokasikan ini 30 juta rupiah. Dananya diambil dari Dana Desa, dibelanjakan untuk kebutuhan penduduk seperti beras, minyak goreng dan telur,” ungkap Hukum Tua Desa Rumengkor Satu, Johanis Korengkeng melalui Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa Stefanus Karundeng, saat dikonfirmasi, Kamis (9/4), di sela-sela penyaluran bansos.

“Bantuan yang torang salurkan 2 ribu kilogram beras dan kebutuhan lainnya berupa minyak goreng dan telur, diperuntukkan kepada 200 kepala keluarga. Setiap kepala keluarga mendapatkan 10 kg beras, 1 kg minyak goreng dan 10 butir telur yang super,” ujar Karundeng.

Dijelaskannya, penyaluran bantuan masih akan dilakukan hingga Jumat hari ini. “Direncanakan penyaluran itu pada hari Sabtu nanti, tetapi mengingat adanya pelaksanaan ibadah dalam rangka Paskah dan bahan juga sudah ada, kami pemerintah mempercepat melakukan penyaluran itu,” pungkas Karundeng.

Sementara itu, pemberian bantuan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Seperti diungkapkan Denny Mantiri, warga setempat.

“Kami merasa senang. Sangat terbantu dengan bantuan dari pemerintah. Karena melihat situasi saat ini. Adanya virus corona, dengan pembatasan aktivitas oleh pemerintah membuat kami warga kesulitan dalam ekonomi,” ungkap Mantiri sembari mengaharapkan pemerintah akan terus memperhatikan warganya.

Diketahui, bagi masyarakat yang belum sempat menerima bantuan sosial pemdes kemarin, hari akan diberikan. Informasi yang diperoleh, pemberian bantuan masih dilanjutkan karena penerima tidak sesuai dengan data yang diperkirakan sekitar 200 kepala keluarga. Data tambahan itu dipastikan tetap akan menerima bantuan dari pemerintah desa. (Tim Man)