Jual Hasil Tes PCR Palsu, Tiga Mahasiswa Digulung Polda Metro

MANGUNIPOST.COM, Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya berhasil menangkap tiga orang yang menjual surat hasil tes PCR palsu lewat media sosial. Mereka adalah MHA (21), EAD (22), dan MAIS (21).

“Dilakukan pemalsuan oleh satu tersangka, merembet jadi tiga tersangka,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/1/2021)

Yusri menjelaskan, ketiganya ditangkap di tempat yang berbeda. MHA dicokok di Bandung, kemudian EAD di Bali dan MAIS di Ibu Kota. Kasus ini terungkap setelah polisi menelusuri postingan influencer, dokter Tirta Mandira Hudhi yang memposting kalau ada penjual surat hasil tes PCR palsu untuk bisa pergi ke Bali pada akhir tahun 2020 lalu.

Ternyata yang diposting Tirta adalah akun Instagram milik salah satu tersangka, yakni MHA yang melakukan promosi praktik curangnya itu di akun @hanzdays. Dari sana, kemudian PT Bumame Farmasi yang tidak terima surat hasil tes PCR mereka dipalsukan membuat laporan ke polisi. Hal itu dilakukan karena dia merasa dirugikan atas perbuatan ketiganya.

Dari sana polisi melakukan pendalaman dan menangkap ketiganya. Kini, ketiga pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.

“MHA posting lewat akunnya, tapi baru 1 jam kebaca oleh dr Tirta. Diunggah, ketahuan PT BF, dilapor ke Polda Metro Jaya,” katanya.

Penulis: Hendro Karundeng
Editor : Phy