Jurusan Ilmu Sejarah FIB Unsrat Menanti Para Calon Mahasiswa

MANGUNINEWS.COM, Manado – Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) siap menerima mahasiswa yang minat dengan ilmu sejarah. Beragam beasiswa dan para pakar yang menjadi tenaga pengajar di jurusan ini, siap menanti putra-putri terbaik Indonesia.

“Ilmu sejarah adalah ilmu yang unik dan khas. Maju pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi, bahkan lebih maju lagi ke konsep post virtual, post milenial, justru menjadi bahan ruang kajian sejarah. Sebagai sebuah ilmu yang bergerak di tiga dimensi, masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang, maka ilmu sejarah mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” kata Ketua Jurusan Ilmu Sejarah FIB Unsrat, Dr. Ivan R.B. Kaunang didampingi sejarawan muda Roger Kembuan, M.A, yang juga Ketua Lembaga Penjaminan Mutu FIB Unsrat, Selasa (9/6).

Kajur Ilmu Sejarah Ivan Kaunang di sela-sela kegiatan Festival Kawasaran.

“Dalam konteks penerimaan mahasiswa baru, kami siap menyambut dengan daya tampung 50 kursi. Baik dari jalur SNMPTN, SBMPTN, dan T2. Beasiswa menjanjikan menanti calon mahasiswa. Para dosen dengan berbagai latar belakang kepakaran di bidang sejarah, budaya, dan arkeologi, dengan fokus kajian beragam, siap mendidik anda menjadi sejarawan di masa depan,” tandas Kaunang.

Menurut budayawan Sulawesi Utara ini, belajar sejarah menjadikan manusia bijaksana. “Masih banyak pekerjaan rumah kaitan dengan kesejarahan di daerah yang masih perlu sentuhan seorang yang dididik sebagai sejarawan,” ungkapnya.

Ditegaskan, Unsrat dengan visi “Bersama menata Universitas Sam Ratulangi menjadi Universitas Unggul dan Berbudaya” menjadikan Jurusan Ilmu Sejarah penentu berbagai kebijakan di masa depan.

Dekan FIB Ferry Raymond Mawikere, Roger Kembuan dan Kajur Ilmu Sejarah Ivan Kaunang.

Sebelumnya, Dekan FIB Unsrat Drs. Ferry Raymond Mawikere M.Hum., M.A., menjelaskan, ada sekitar 300 formasi untuk tiga jalur penerimaan mahasiswa baru di FIB. Jalur SNMPTN yang sudah selesai prosesnya, SBMPTN yang sementara belangsung, dan jalur T2 yang akan dibuka Juli mendatang.

“FIB menyediakan empat jurusan strata 1 (S1). Sastra Inggris, Sastra Indonesia, Sastra Jerman dan Ilmu Sejarah. Akreditasi Unsrat dan BAN-PT itu A, sementara FIB sendiri akreditasinya B. Ini menjadi salah satu keunggulan kami dalam mendidik mahasiswa,” jelas Mawikere yang juga dikenal sebagai sejarawan Sulawesi Utara.

Dijelaskan juga, peluang karir lulusan FIB bisa menjadi ahli bahasa, sastrawan, sejarawan, penulis, PNS, pegawai BUMN, pegiat budaya dan lain-lain. (Tim MN)