Kalalo: Pemerintah Kecamatan Suport  Penanganan Penegakan Hukum Prokes

MANGUNINEWS.COM, Mitra – Guna mendukung upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 di kabupaten Minahasa Tenggara terlebih khusus di Kecamatan Ratahan maka Pemerintah Kecamatan akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku bagi warga dan pelaku usaha yang melanggar peraturan protokol kesehatan tersebut.

Terkait Perda Provinsi Sulut Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Prokes) sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), serta Perda Nomor 2 Tahun 2021 tentang Fakir Miskin dan Anak Terlantar.  “tentang Penanganan penegakan hukum protokol kesehatan, dalam mencegah dan mengurangi penyebaran Covid 19, yang dimana perda ini ditetapkan oleh DPRD Provinsi yang merupakan inisiatif Pemprov Sulut dan telah ditetapkan dan disahkan, kami tentunya mendukung hal ini, meskipun hal ini mungkin belum tersosialisi pada masyarakat.

“Jadi selaku pemangku kepentingan pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa, tentunya kami tetap mensuport, sambil menunggu arahan dan kebijakan pemerintah kabupaten dalam mendukung upaya-upaya pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19, “Ujar Camat Ratahan Arce Kalalo Kepada Manguninews.com, Saat ditemui di Ruang Kerjanya, Senin (1/11/21), kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya, termasuk didalammya terkait pemberian sanksi, apakah itu sanksi administratif atau pidana, kalau berbicara administrasi kami pemerintah bisa melakukan itu dengan setiap pengurusan melampirkan dokumen sertifikat vaksinasi.

“Terkait pidana tentunya harus ada tim terpadu dalam hal ini pihak kepolisian karena tugas pegawai negeri sipil tidak bisa menangani masalah pidana jadi harus ada pihak kepolisian atau kejaksaan, intinya segala keputusan ada pada majelis hakim meskipun itu tindak pidana ringan, “Terangnya.

Lanjut dia dalam rangka menekan laju penyebaran covid,kami mensuport upaya pemerintah dan untuk kecamatan ratahan sesuai apa yang telah disampaikan Bapak Bupati James Sumendap kami akan berusaha mencapai target yang telah diberikan.

“Dimana sesuai dengan penyampaian Bupati bahwa untuk medio oktober harus ada angka yang sudah divaksin, dimana akhir november di Mitra harus sudah mencapai 80 persen, untuk mencapai Herdcomunity, “Ungkap Kalalo.

Menurutnya, dalam rangka mengejar target vaksinasi ini maka bagi masyarakat diharapkan untuk segera melakukan vaksinisasi jika belum di vaksin dan seperti diketahui program vaksinasi ini telah dilaksanakan puskesmas-puskesmas seperti juga puskesmas ratahan dan pihak kepolisian dan TNI gencar melakukan vaksinasi untuk mencapai target hingga terbentuknya kelompok hercomuniti dalam menekan penyebaran covid.

“Yang pastinya pemerintah kecamatan tetap mendukung berbagai upaya baik ini, penegakan hukum, dan masalah administrasi, untuk di kecamatan kami juga telah mendirikan posko-posko covid, hal ini dilakukan untuk menjawab keinginanan Bapak Bupati Sumendap yang sangat serius dalam menangani Covid-19, untuk menghindarkan dan menyelamatkan warga masyarakatnya dari Virus Covid-19, “Ujarnya

Kalalo juga terus menghimbau bagi warga meskipun saat ini kecamatan Ratahan telah mencapai 76.16 persen untuk dosis pertama, mari terus dukung program vaksinasi.

“Kami menghimbau kepada masyarakat menyukseskan program vaksinasi dalam mencapai target vaksinasi hingga 80 persen, dan menghimbau lurah dan kepala desa untuk gencar mensosialisasikan program Vaksinasi ini dan bagi masyarakat yang memiliki penyakit kronis harus memiliki surat keterangan kesehatan dimana telah melakukan screning dan telah melakukan diagnosa dari pihak kesehatan, agar tidak ada lagi alasan untuk menghindari vaksinisasi, “Pungkasnya.

Penulis: Herie Soriton

Editor: Lefrando Gosal.