Komisi IV Dorong Perda Fakir Miskin

MANGUNINEWS.COM, Manado –Rancangan  Peraturan Daerah (Ranperda) Fakir Miskin dan Anak Terlantar digulir Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Selasa (27/2), Komisi IV DPRD Sulut yang membawahinya melakukan pembahasan bersama tim ahli.

Salah satu tim ahli, Ferry Daud Liando menyampaikan, memang perlu strategi menghadapi kategori masyarakat miskin. Ternyata warga miskin terjadi karena dua hal, secara struktural dan kultural.

“Kalau kultural, apapun yang dibuat pemerintah dia akan seperti itu, tidak berubah karena sudah merasa nyaman dengan keadaannya seperti itu. Kalau struktural karena ada kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak efisien. Ini menjadi bagian untuk kita kaji secara bersama-sama,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPRD Sulut, Melky Pangemanan menyampaikan apresiasi kepada tim ahli. Terkait persoalan kemiskinan ia menilai, Sulut merupakan tanah yang  diberkati. Sehingga agak susah mengkategorikan miskin di kota dan miskin di desa.

“Sudah sangat memungkinkan penanganan kemiskinan secara holistik. Di Jakarta tak ada perda namun penanganan kemiskinan tertuang dalam peraturan gubernur,” urainya. (Eka Egeten)