Launching e-TLE Nasional, Polda Jatim Ajak Semua Pihak Jalankan Peran Masing-masing

MANGUNINEWS.COM, Surabaya – Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta mengaku pihaknya akan segera memberlakukan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) yang beru saja dilaunching secara nasional oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Selasa (23/3/2021).

Nico menjelaskan, peluncuran ini adalah bukti upaya Polri untuk memuaskan keinginan masyarakat terkait penegakan hukum bidang Lalulintas. Untuk itu, ia mengatakan jajaran Polda Jatim setiap Satker akan membuat program-program, sehingga parameter tingkat kepuasan pelayanan masyarakat terhadap Polri bisa tercapai.

“Ada tiga tugas pokok Polri yaitu Pertama, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Kedua, menjaga ketertiban masyarakat. Ketiga, penegakan hukum,” katanya usai menghadiri peluncuran e-TLE Nasional secara virtual di Polda Jatim.

“Kita tentu Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam pelaksanaannya Polri harus bekerja dengan stake holder yang lainnya dalam suatu sistem,” sambungnya.

Nico menyatakan, agar program dapat terlaksana dengan baik, semua pihak atau stakeholder berperan aktif. Semua pihak harus menjalankan perannya masing-masing dengan baik.

“Semua harus siap, jika terkait pembayaran maka harus ada bank yang ditunjuk, terkait delivery maka ada grab dan PT. Pos. Untuk itu kita harus meningkatkan komunikasi dengan semua pihak, sehingga program-program yang sudah dicanangkan bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Nico berharap, inovasi pelayanan Polri melalui Ditlantas Polda Jatim mampu memaksimalkan pelayanan, sehingga dapat memuaskan masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman berlaluintas.

“Semoga ini bermanfaat,” tuturnya.

Untuk diketahui, dalam launching ETLE ini, Polri akan meluncurkan sebanyak 244 kamera ETLE, dan 12.004 CCTV. Berikut ini 12 wilayah Kepolisian Daerah yang akan menerapkan tilang elektronik nasional tahap pertama yaitu :

1. Polda Metro Jaya (98 titik)
2. Polda Banten (1 titik)
3. Polda Jawa Barat (21 titik)
4. Polda Jawa Tengah (10 titik)
5. Polda DIY (4 titik)
6. Polda Jawa Timur (55 titik)
7. Polda Lampung (5 titik)
8. Polda Riau (5 titik)
9. Polda Jambi (8 titik)
10. Polda Sumatera Barat (10 titik)
11. Polda Sulawesi Selatan (16 titik)
12. Polda Sulawesi Utara (11 titik)

Untuk wilayah Polda yang belum menggunakan ETLE akan menyusul kemudian, dan penindakan akan dilakukan secara ‘semi elektronik’. Peluncuran tilang elektronik nasional tahap satu ini berkaitan dengan program 100 hari kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Penulis: Happy CH Karundeng