Mabuk dan Lakukan Penganiayaan, Dua Warga Walian Dibekuk Totosik

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Mabuk, buat keributan, dan melakukan penganiayaan, lelaki Ito (33) dan Edi (57), warga Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan, diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Tomohon, di bawah pimpinan Kepala Tim (Katim) Bripka Yanny Watung.

Korban diketahui berinisial SRR (45) alias Sontel, warga Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan.

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot, S.IK., M.H., lewat Katim Totosik Bripka Yanny Warung, menjelaskan kronologi kejadian. Kamis (12/11), bertempat di Kelurahan Walian 1, Lingkungan 5, kecamatan Tomohon Selatan, terjadi keributan dan penganiayaan tersebut.

“Bermula di saat itu korban sedang mengobrol dengan teman-temannya di salah satu posko pemenangan calon wali kota/wakil wali kota, sekaligus kios milik korban. Datang kedua pelaku, Ito dan Edi, dengan menggunakan sepeda motor, langsung menggeber gas motor yang menggunakan knalpot racing sehingga membuat suara bising di lokasi kejadian. Kedua pelaku juga di saat itu sempat berteriak-teriak (bakukuk) di depan kios korban. Aksi kedua pelaku sempat ditegur warga sekitar,” jelas Watung.

“Saat itu kedua pelaku mendekati korban sambil berkata, ‘mari jo torang dua sengel’. Dalam arti pelaku Ito mengajak korban Sontel untuk berkelahi namun tidak dihiraukan korban. Karena tidak dihiraukan oleh korban, pelaku pun langsung maju dan melayangkan pukulan ke arah korban dengan tangan terkepal dan mengenai bagian kepala sebelah kiri korban,” jelas Watung.

Pukulan pelaku itu mengakibatkan luka lebam pada kepala bagian atas sebelah kiri korban. Ia akan membalas tapi langsung dilerai oleh masyarakat yang ada.

Kedua pelaku langsung diamankan Tim Totosik saat sedang membuat keributan dengan cara berteriak di tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah diselidiki, alasan kedua pelaku menganiaya korban disebabkan karena merasa tersinggung dengan postingan korban di facebook (fb) yang mengajak kedua pelaku untuk duel. Saat diamankan, kedua pelaku sudah dipengaruhi miras dan langsung diamankan di Polsek Tomohon Selatan,” tutup Watung.

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot, S.IK., M.H., pun mengimbau dan mengajak agar warga masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang ada. Apalagi di masa pesta demokrasi saat ini.

“Di masa pesta demokrasi saat ini, pilihan boleh berbeda, tapi tetap jaga tali persaudaraan yang ada, khususnya di kota Tomohon,” pinta Gatot. (Dennny Pongayow)