Mait: Bersama Kita Bisa Hadapi Virus Corona

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Masyarakat diminta tak main-main dalam menghadapi ancaman coronavirus disease 2019 (Covid-19). Hal itu ditegaskan Lurah Kelurahan Kolongan, Kecamatan Tomohon Tengah, Jones Mait SH, Selasa (24/3) malam.

“Kami meminta maaf atas situasi ini. Mari kita taati himbauan pemerintah. Demi mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19,” kata Mait, saat memberikan sambutan dalam acara kedukaan di Kelurahan Kolongan.

Diketahui, suasana di bangsal duka tersebut terlihat berbeda. Menaati himbauan pemerintah, masyarakat duduk berjarak. Mait pun meminta keluarga yang berdukacita untuk secepatnya memakamkan keluarga mereka yang meninggal dunia dan tidak ada lagi masyarakat yang berkumpul dalam waktu yang lama di tempat tersebut.

“Virus ini tingkat penyebarannya sangat cepat. Kita tidak tahu siapa yang akan menularkan virus itu kepada kita. Penyebarnya pun bisa dari orang yang tampak sehat. Karena itu, untuk memutus rantai penyebaran virus ini, mari kita taat dengan himbauan pemerintah,” pintanya.

Mait meminta kepada warganya, jika tidak ada kegiatan mendesak, tidak perlu keluar rumah. “Jangan pandang enteng. Kita sudah belajar dari negara seperti Italia yang setiap hari ada ratusan yang meninggal dunia. Kita sudah banyak mendengar kesaksian orang yang sudah mengalami bagaimana sampai ia tertular. Jadi jangan pandang enteng,” tegasnya.

“Kita sudah dengar, pemerintah telah menetapkan Sulawesi Utara Siaga Darurat. Sudah ada Maklumat Kapolri. Ini ja sekaluar kalu negara dalam keadaan darurat. Seperti saat perang. Jadi, ini ajakan untuk perang terhadap penyebaran Covid-19. Kalau melanggar, ada pidana. Jangan pandang enteng. Mari kita sayang diri, sayang keluarga kita,” tandasnya.

Menurutnya, jika flu burung masyarakat bisa waspada terhadap binatang karena penyebarannya dari unggas. Tapi virus corona menyebar dari manusia ke manusia karena itu sulit untuk menghadapinya.

Di bangsal duka tersebut, Lurah Mait pun mensimulasikan bagaimana proses penyebaran virus corona sampai dia menyebar cepat.

“Itu kenapa pemerintah melarang masyarakat kumpul-kumpul. Jangan nanti so ada yang positif kena baru ada perhatian. Maksud pemerintah memberikan himbauan agar itu tidak ada di Tomohon,” terangnya.

“Besok ibadah (pemakaman) singkat. Kita minimalisir pertemuan-pertemuan. Kaluar dari sini langsung cuci tangan. Datang cuci tangan dulu. Karena itu pencegahan paling efektif. Kita sudah siapkan air dan tempat cuci tangan di depan bangsal ini. Mohon kerja sama masyarakat. Bersama kita bisa mencegah penyebaran virus corona,” kuncinya. (Risal Kahidopang)