Mei Menangis Tidak Diijinkan Jualan Masker Di Pasar Tondano

MANGUNINEWS.COM, Tondano – Pedagang masker keliling menangis sampai berguling-guling di jalan saat tidak diijinkan berjualan oleh petugas Satpol PP Minahasa di Pasar Tondano, Rabu (02/04) pagi.

Mei Tatahe, pedagang asal Manado itu berteriak dan menangis memohon agar barang dagangannya dikembalikan petugas Satpol-PP Minahasa. Mei mengaku dirinya berjualan masker untuk menghidupi keluarganya di Manado.

Mei tidak dijinkan karena menjual masker yang tidak sesuai standar kesehatan. Dan ketika dimintai keterangan oleh satpol PP yang sedang melakukan pengamanan, Mei tidak bisa menunjukan KTP.

Kasat pol PP, Meidy Rengkuan yang hadir dilokasi saat dimintai keterangan menjelasakan bahwa pihaknya telah mengarahkan namun Mei tidak menerima.

“Tidak diijinkan berjualan karena masker yang dijual tidak sesuai standar kesehatan, baru dia jual memanfaatkan situasi yang ada. Dia jual dengan harga sampai 15 ribu 1, sedangkan harga masker 2 ribu 1,” jelas Rengkuan.

Satpol PP Minahasa usai melakukan pembinaan langsung mengembalikan barang dagangan dan tetap tidak mengijinkan Mei untuk menjajakan dagangannya di pasar Tondano. (Kelly Korengkeng)