Minta Warga Bijak Gunakan Medsos, Situmorang: Lakukan Konfirmasi dan Verifikasi

AKBP Denny Irawan Situmorang saat diwawancarai di Polres Minahasa, Rabu (8/4).

MANGUNINEWS.COM, Tondano – Polres Minahasa baru saja menciduk sejumlah oknum yang dianggap menyebar hoax di media sosial (medsos).  Fakta itu menuai reaksi prihatin banyak pihak. Termasuk Kapolres Minahasa, AKBP Denny Irawan Situmorang SIK.

Berangkat dari pengalaman ini, ia pun meminta masyarakat untuk lebih bijak menggunakan medsos. Apalagi di tengah situasi sulit, mewabahnya Covid-19.

“Saya sebagai Kapolres Minahasa mengimbau kepada saudara-saudaraku di Minahasa untuk lebih bijak lagi mengelolah informasi yang diterima. Baik lisan, maupun informasi yang diperoleh melaui medsos,” ujarnya, Rabu (8/4).

Kapolres berbagi tips. Ia meminta masyarakat untuk melakukan konfirmasi dan verifikasi terhadap setiap berita yang didapat.

“Penekanan saya, terhadap sebuah informasi, lakukan konfirmasi dan verifikasi. Artinya di sini, informasi tersebut dinilai dari mana asalnya, apa kontennya, kemudian lakukan verifikasi,” jelasnya.

Setelah melakukan verifikasi, masyarakat penerima informasi diminta melakukan konfirmasi ke pihak-pihak yang berkompeten.

“Hubungi pihak-pihak yang bisa bertanggungjawab atau pihak-pihak yang bisa memberikan kebenaran tentang informasi. Bisa bertanya di pemda (pemerintah daerah), bisa bertanya dengan kami pihak Kepolisian, atau pihak-pihak lain yang berkompeten dan bisa menjelaskan kebenaran tentang informasi tersebut,” tandasnya.

Hal yang kedua, Situmorang meminta masyarakat meperlakukan akun medsosnya seperti area publik.

“Kedua, memberlakukan akun masing-amsing, terutama medsos, yang bisa diakses atau dilihat banyak orang, itu layaknya seperti area publik. Waspada betul postingan-postingan yang disampaikan. Jangan sampai menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda, menimbulkan keresahan di masyarakat dalam situasi seperti ini. Dan tentu saja menimbulkan keresahan bagi individu-individu yang dirugikan dalam permasalahan ini,” tegas Situmorang. (Kelly Korengkeng)