Musus Desa Tondei Satu, Sangian: Bangga Dengan Kinerja BPD

MANGUNINEWS.COM, Motoling Barat – Kantor sementara Desa Tondei Satu, Kecamatan Motoling Barat (Molbar), menjadi saksi terlaksananya Musyawarah Khusus (Musus) antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Tondei Satu, Rabu (10/6). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Hanly Mogogibung, Ketua BPD, untuk membahas dokumen-dokumen yang diserahkan Pemdes kepada BPD.

Mewakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Minahasa Selatan, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Grace V. I. Sangian, S.E., M.M., mengungkapkan kebanggannya terhadap kinerja BPD Tondei Satu.

Grace Sangian

“Tanggapan untuk secara tupoksi (tugas pokok dan fungsi), sebagai Kepala Bidang Pemerintahan Desa, bangga tentunya mempunyai BPD seperti ini. Mereka mempunyai antusias dan menjalankan tupoksi sebenarnya,” kata Sangian.

Kata Sangian, “Harapan tentunya bangunlah komunikasi, bangun hubungan konsultasi antara BPD dan Hukum Tua, agar torang nda mo bias kemana-mana. Cukup di sini dulu, karena kalau melihat ini, permasalahannya torang boleh selesaikan dulu di sini.”

Hanly Mogogibung, menyatakan bahwa banyak temuan-temuan pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh Pemdes Tondei Satu. Hal tersebut diakui oleh Kaur Keuangan ketika musyawarah internal ini berlangsung.

“Banyak temuan-temuan BPD, termasuk dokumen-dokumen yang diserahkan, dari 2018 LPJ, RKPDes 2019, Rancangan APBDes 2019, APBDes 2019, LPJ 2019, RKPDes 2020 dan APBDes 2020. Semuanya ditemukan bahwa dokume untuk berita-berita acara yang tidak pernah dibuat oleh BPD, ternyata sudah dibuat oleh Pemerintah Desa,” ungkapnya.

Hanly Mogogibung

Lanjut Mogogibung, “Dalam hal ini, menurut pengakuan dari bendahara atau Kaur Keuangan Ibu Jelly Mogogibung bahwa dialah yang telah membuat dokumen-dokumen ini, bahkan telah mencap berita acara BPD sehingga untuk temuan-temuan ini akan menjadi laporan kinerja kepada Bupati.”

Ketika diwawancarai, Camat Motoling Barat, Ruddy S. Liow, M.Pd., yang turut hadir dalam kegiatan ini mengakui bahwa dari 8 desa yang ada di Kecamatan Motoling Barat, BPD Tondei Satu benar-benar menjalankan tupoksi.

Ruddy Liow

“Selaku pemerintah Kecamatan Motoling Barat, sangat mengapresiasi. Karena dari 8 desa yang ada di Motoling Barat, BPD Tondei Satu itu benar-benar melaksanakan tugas dan fungsi sesuai Permendagri 110. Jadi itu respon sangat baik, dan apa yang menjadi temuan itu akan diperbaiki bersama antara pemerintah dan BPD,” tutur Liow.

Kepala Seksi Pelayanan (Kasie) Desa Tondei Satu, Maikel Sumaraw mengungkapkan pendapatnya. Menurutnya permasalahan yang terjadi, karena masalah komunikasi antara BPD dan Pemdes.

“Masalah komunikasi, bukannya tidak terbuka tetapi mungkin antara pribadi Ketua BPD da Hukum Tua,” tutup Sumaraw.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan DPMD, Camat Molbar, Pemdes, BPD dan utusan masyarakat. (Ferlandi Wongkar)