Nasib Tak Jelas, 6 Warga Jatim Tertahan di Minahasa

MANGUNINEWS.COM, Tondano – 6 orang warga asal Provinsi Jawa Timur (Jatim), pekerja pemasangan tiang kabel optik, harus tertahan di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) karena upah kerja belum dibayarkan pihak perusahaan.

Untuk makan sehari-hari, saat ini ke enam warga tersebut dibantu oleh tetangga sekitar rumah kontrakan mereka yang berada di Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat.

“Karena belum menerima upah kerja, kami belum bisa kembali ke daerah asal. Saat ini untuk makan sehari-hari, kami dibantu oleh para warga sekitar tempat tinggal kami di Rinegetan,” kata Suhartono, salah satu warga Jatim yang tertahan di Minahasa.

Diakui, mereka telah melakukan berbagai usaha untuk mendapatkan upah kerja mereka, baik ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Minahasa, serta ke pihak perusahaan namun belum hingga saat ini belum mendapat kejelasan.

“Saat ini kami kebingungan untuk hidup sehari-hari serta membayar sewa rumah kontrakan karena tidak ada lagi pengiriman uang oprasional dari perusahaan,” ungkap Suhartono.

Untuk proses selanjutnya, ke enam pekerja asal Jatim ini kini telah mendapatkan bantuan hukum dari salah satu pengacara secara gratis. (Kelly Korengkeng)