Nekat Gelapkan Kendaraan, Residivis Ditangkap Timsus Maleo

MANGUNINEWS.COM, Manado – Gerak cepat memburu bandit terus diperagakan Tim Khusus (Timsus) Maleo Polda Sulawesi Utara (Sulut). Laporan masyarakat via media sosial (medos) pun tanggap direspon. Teranyar, residivis tindak pidana (TP) penggelapan kendaraan berhasil dibekuk.

“Pada hari ini Rabu, 29 April 2020, pukul 00.15 Wita, Timsus Maleo mengungkap TP penggelapan kendaraan yang dilakukan oleh tiga orang. Dimana salah seorang pelaku merupakan residivis TP yang serupa. Dasar penangkapan, laporan masyarakat di sosial media Facebook,” kata Katimsus Maleo Kompol Prevly Tampanguma, Rabu (29/4).

Identitas pelaku diketahui, DN alias Del (45) warga Desa Borgo Jaga III, Kecamatan Tombariri Induk, Kabaputen Minahasa (Residivis TP serupa, bebas bulan Juli tahun 2019), RW alias Bob (37), warga Kelurahan Bailang Jaga II, Kecamatan Bunaken, Kota Manado dan JD alias Ju (56), warga Kelurahan Taas Jaga II, Kecamatan Tikala, Kota Manado.

Bersama para tersangka, Timsus Maleo mengamankan barang bukti, satu unit kendaraan roda empat jenis minibus merk Toyota New Avanza 1.36 M/T, berwarna silver metalik, DB 1136 AZ.

Menurut Katimsus, kisah ini berawal ketika ketiga TSK menyewa kendaraan kepada pemilik, satu minggu yang lalu.

“Setelah mereka menyewa kendaraan tersebut, pemilik kendaraan mencoba menghubungi ketiga TSK dengan maksud menanyakan uang sewa yang belum sama sekali dibayarkan. Akan tetapi tidak satu pun dari mereka bertiga yang dapat dihubungi karena HP telah dinonaktifkan,” kata Tampanguma.

Pemilik kendaraan kemudian mengecek alamat ketiga pelaku, namun sudah tidak berada di alamat masing-masing.

“Sampai pada tadi malam pukul 11.30 Wita, ketiga orang TSK tersebut ingin menjual kendaraan yang mereka sewa kepada seseorang di Desa Pineleng Satu, Kecamatan Pineleng. Merasa curiga dengan kendaraan yang akan dijual, akhirnya calon pembeli tersebut menghubungi Timsus Maleo,” ungkapnya.

“Dan ternyata benar, setelah dicek dan dilakukan interogasi kepada ketiga orang TSK, mereka mengaku bahwa benar kendaraan ini mereka gelapkan dan berniat untuk dijual. Setelah dijual, rencananya mereka akan keluar daerah Sulut,” beber Tampanguma.

Usaha ketiga tersangka akhirnya berhasil digagalkan Timsus Maleo. “Selanjutnya Timsus Maleo menghubungi pemilik kendaraan dan mengarahkannya untuk membuat laporan Polisi,” jelas Katimsus. (Denny Pongayow)