Nekat Setubuhi Remaja 14 Tahun, ABG Tomut Ditangkap Totosik

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Tomohon mengamankan pelaku tindak pidana (TP) persetubuhan terhadap anak remaja 14 tahun, Minggu (27/12), sekira pukul 19.00 Wita, di Kecamatan Tomohon Utara (Tomut).

Kepala Tim (Katim) URC Totosik, Bripka Yanny Watung menjelaskan, berdasarkan Laporan Polisi nomor: LP/362/XII/2020/SPKT/SULUT/Res Tomohon Tanggal 27-12-2020, aksi pelaku dilaporkan orang tua korban (Ayah).

Dijelaskan, telah terjadi tindak pidana persetubuhan terhadap anaknya yang masih di bawah umur, bunga (14), pelajar SMP, warga Tomut. Sementara pelaku Ang (16), ABG yang merupakan seorang pelajar, warga Tomut.

“Tim URC Totosik langsung merespon berdasarkan laporan polisi dan informasi dari orang tua korban. Didapat info, pelaku tinggal di kelurahan Wailan. Selanjutnya Tim Totosik bergerak ke kelurahan tersebut untuk mencari keberadaan pelaku. Namun sesampainya di alamat yang diberikan, ternyata pelaku sudah tinggal di salah satu kelurahan di Kecamatan Tomohon Utara. Tim Totosik selanjutnya menuju ke lokasi ke dua, tapi pelaku dan korban tidak berada di alamat yang diberikan,” kata Katim URC Totosik, Bripka Yanny Watung yang memimpin langsung penangkapan tersebut.

Tim Totosik kemudian mendapat informasi bahwa pelaku berada di salah satu rumah kosong di kompleks sekolah swasta di Tomut. Tim langsung bergerak ke lokasi yang diberikan dan berhasil mengamankan pelaku beserta korban yang saat itu sedang bersama-sama. Pelaku mengakui perbuatannya bahwa telah menyetubuhi korban. Pelaku dan korban pun diamankan di Polres Tomohon.

Menurut Watung, kronologi kejadian berdsarkan pengakuan korban, Sabtu (26/12), sekira pukul 11.00 Wita, ia keluar rumah. Korban dijemput oleh pelaku di depan Alfamart Kakaskasen Satu. Selanjutnya ia diajak berkeliling atau jalan-jalan oleh pelaku. Sekira pukul 21.00 Wita, mereka berdua mampir di rumah temannya yang berada di Kelurahan Kakaskasen Dua.

“Dari situ mereka selanjutnya menuju ke salah satu rumah kosong yang ada di Kakaskasen. Pelaku membujuk korban untuk melakukan hubungan badan,” ungkap Watung.

Akibat bujuk rayu, korban mengiakan keinginan pelaku dan selanjutnya mereka melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

“Keduanya masih bersama-sama sampai diamankan Tim Totosik. Pengakuan korban, keduanya sudah beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri. Tapi untuk waktunya sudah tidak diingat oleh korban,” tambah Watung. (Denny Pongayow)