P4 Muncul di Permukaan, SBANL Siap Backup Masuk Kurikulum

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Merespon usulan masyarakat terkait bagaimana memperkuat nilai-nilai Pancasila, melalui Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila (P4) yang sempat hilang, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Ir. Stefanus B.A.N. Liow, MAP, buka suara.

“Saya sangat setuju P4 harus kembali masuk dalam muatan kurikulum, mulai dari PAUD, TK, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi, dengan tentunya harus menyesuaikan dengan materi-materi dalam perkembangan IPTEK,” kata Liow usai sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, di GOR Babe Palar, Kota Tomohon, Selasa (7/7).

Menurut personil MPR RI ini, salah satu upaya yang perlu didorong ketika nantinya ada perubahan undang-undang tentang sistim pendidikan nasional, dimasukkanlah P4 ini sehingga menjadi satu muatan kurikulum.

“Setidaknya melalui P4 ini kita dapat meningkatkan dan menjujung nilai-nilai luhur moral Pancasila, mulai dari diri sendiri, keluarga, dan di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Stefa, sapaan akrabnya.

“Kalau ada nilai-nilai moral itukan kita mengajak anak-anak kita, masyarakat kita untuk menghormati satu sama lain, menghormati agama satu sama lain, tidak melalukan ujaran kebencian untuk implementasi dari sila kedua, tidak saling berseteru sebagai implementasi dari sila keempat. Tentu juga menjunjung nilai-nilai demokrasi, dan juga berlaku adil bagi seluruh rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Ia menegaskan DPD RI akan mendorong hal ini. “Sejak awal, saya pun waktu raker (rapat kerja) dengan menteri sudah menyampaikan itu. Jadi DPD pasti mendorong P4 dimasukkan sebagai satu materi atau dalam kurikulum,” kunci senator 2 periode itu. (Anugrah Pandey)