PAD Minahasa Triwulan Pertama Tak Capai Target

MANGUNINEWS.COM, Tondano – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Minahasa tidak mencapai target. Triwulan pertama tahun 2021, penerimaan PAD sebesar 20 persen dari target 25 persen. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengelola Pendapatan dan Retribusi Daerah (BPPRetda) Minahasa, Jouddy Kapojos, S.H., Rabu (31/3) siang.

Meski tak capai target, menurut Kapojos hal itu memang biasa terjadi di triwulan pertama. Apalagi saat ini sedang dalam tahap pemulihan ekonomi di masyarakat akibat pandemi Covid-19.

“Capaian target PAD kita untuk triwulan pertama ini sebesar 20 persen. Ini memang dibawah target kami sebesar 25 persen, dan hal ini memang biasa bila diawal-awal tahun, apalagi saat ini kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” ujar Kapojos.

Ia optimis, target PAD di triwulan pertama yang belum dicapai akan tertutupi pada capaian triwulan kedua. Hal ini menyusul sektor-sektor penghasil PAD mulai bergairah atau mulai ramai kembali.

“Dalam empat triwulan dalam setahun, secara perencanaan memang kami targetkan 25 persen per triwulan. Ada triwulan yang biasanya tidak capai seperti triwulan pertama tadi, namun itu biasanya tertutupi pada triwulan kedua yang biasanya melebihi target. Seperti triwulan kedua ini, kami optimis bisa capai 40 sampai 50 persen, dengan asumsi bahwa perekonomian mulai normal kembali,” ungkapnya.

Untuk tahun 2021, Kapojos mengatakan meski pandemi masih berlangsung, BPPRetda Minahasa menaikkan target PAD dari sebesar Rp 33 Miliar tahun lalu, tahun ini naik menjadi Rp 37 Miliar.

“Kita terkendala karena masa-masa pandemi Covid-19. Tapi kita bersyukur, Minahasa di tahun itu masih dapat dikatakan maksimal karena hampir capai 100 persen. Untuk tahun ini, target PAD kita sebesar Rp 37 Miliar, atau naik kembali dari Rp 33 Miliar. Meski belum seperti yang ditetapkan awal tahun lalu sebesar Rp 44 Miliar, karena pandemi masih berlangsung. Semoga pertengahan sampai akhir tahun nanti bisa normal dan bisa melebihi target,” tukasnya.

Penulis: Lefrando A. Gosal
Editor: Anugrah Pandey