Panen Cengkih di Masa Covid-19, Camat Molbar Siapkan Strategi

Ruddy Liow

MANGUNINEWS.COM, Motoling Barat – Masyarakat kini menghadapi panen cengkih di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Menanggapi hal ini, Ruddy Liow, M.Pd., Camat Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, angkat suara.

Ditegaskan, persoalan ini sudah diantisipasi. Itu disampaikan Liow, ketika diwawancarai di Kantor Kecamatan Motoling Barat, Selasa (2/6).

Menurut Liow, Pemerintah Kecamatan telah membuat program dan sudah melayangkan surat ke Kecamatan-Kecamatan terdekat. Tujuannya supaya para pemetik bisa menuju ke Tondei dan Toyopon.

“Jadi untuk program ke depan, Pemerintah Kecamatan, berupaya untuk ada kerja sama dengan desa-desa yang ada di sekitar Kecamatan Motoling Barat, khususnya untuk panen cengkih,” katanya.

Lanjut Liow, “Pemerintah Kecamatan telah mengirim surat ke pemerintah, baik di Kecamatan Ranoyapo, Kecamatan Kumelembuai, Kecamatan Motoling, untuk pemetik-pemetik cengkih, silahkan ke Tondei dan ke Toyopon.”

Dia berharap agar ada semangat gotong royong antara masyarakat.

“Begitu juga sebaliknya, ketika panen selesai di Tondei dan Toyopon, masyarakat pemetik yang di daerah Tondei, mereka juga akan berpindah tempat. Entah itu ke Malola, Motoling atau di desa-desa terdekat. Dengan catatan, semacam gotong royong,” jelasnya.

Program ini harus diseimbangkan dengan protokol penanganan Covid-19.

“Harapan pemerintah, untuk tetap melaksanakan semua program ini, sekalipun tetap mengikuti aturan protokoler Covid-19,” harap Liow.

“Masyarakat yang ada di Tondei, Toyopon nda usah kuatir. Pemerintah Kecamatan telah melobi  beberapa agen pembeli cengkih, dan mereka siap membeli cengkih dengan harga yang stabil. Harga sesuai pasaran, tidak ada permainan para tengkulak,” tandasnya. (Ferlandi Wongkar)