Peduli, Relawan Pascasarjana Unsrat Sentuh Mahasiswa dan Warga Terdampak Covid-19

MANGUNINEWS.COM, Manado – Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, gelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa luar daerah dan masyarakat yang terdampak Covid-19, jadi target.

Para mahasiwa S2 dan S3 di seluruh Program Studi (Prodi) Pascasarjana Unsrat yang menggelar kegiatan ini, menyatu dalam tim relawan pascasarjana.

“Kegiatan ini dilaksanakan perwakilan mahasiswa S2 dan S3 di seluruh Program Studi yang ada di Pascasarjana Unsrat. Jadi kita berikan donasi bagi masyarakat  ekonomi lemah dan kelompok lainnya yang terdampak Covid-19. Pelaksanaan tahap pertama telah direalisasikan hari Jumat, 8 Mei 2020 ini,” kata Ketua Tim Relawan, Elvi N. Piri, S. Pd., M. Hum.

Mahasiswa program doktor linguistik antropologi Unsrat yang juga dosen di Prodi Bahasa Jepang Unsrat ini menjelaskan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2020.

“Maksud dan tujuan kegiatan ini untuk membantu mahasiswa Pascasarjana yang berasal dari luar daerah, yang terdampak Covid-19. Mereka tidak bisa kembali ke daerahnya akibat kebijakan pembatasan,” ujar Elvi.

“Untuk menerima kiriman dari ortu (orang tua) mereka sangat susah, terhambat. Kita menjumpai mahasiswa yang tergolong keluarga ekonomi lemah. Selain itu juga masyarakat ekonomi lemah yang tak punya penghasilan tetap dan yang tidak bekerja karena terdampak pemutusan hubungan kerja,” jelasnya.

Elvi mengungkapkan, mereka sangat bersyukur karena mendengar pengakuan positif dari para penerima donasi. “Mereka mengatakan sangat terbantu dengan adanya kegiatan kami ini. Ternyata kegiatan tim kami boleh membantu dan menolong bagi mereka yang kesusahan,” ungkapnya.

Menurut Elvi, ia dan tim relawan Pascasarjana Unsrat berharap kegiatan seperti ini bisa juga dilakukan oleh kelompok lain, yang merasa punya kerinduan untuk menolong dan meringankan beban sesama akibat dampak Covid-19.

“Teknis pelaksanaan kegiatan ini, pertama para relawan membentuk grup relawan dan masing-masing memberikan dana spontanitas. Kemudian kami teruskan ke grup mahasiswa per angkatan yang telah terbentuk dan grup alumni. Tentu di dalam grup itu juga terdapat pimpinan Pascasarjana Unsrat,” bebernya.

Elvi juga menjelaskan, kegiatan mereka bermula dari dana spontanitas tim relawan, berkembang terus sampai pada donatur mahasiswa pascasarjana di seluruh Prodi, hingga para alumni.

“Bahkan para pimpinan pascasarjana, mulai dari direktur Prof. Dr. Ir. Markus T. Lasut., M.Sc., para wakil direktur Dr. Arthur Pinaria, MAP dan Dr. Eng. Peggy Egam, M.T., Korprodi dan Kasubag Pascasarjana Unsrat,” terangnya.

Setelah donasi terkumpul, tim relawan mendata dan menyurvei target yang akan diberikan bantuan.

“Donasi yang diberikan adalah kebutuhan primer berupa bahan pokok natura. Beras 5 kg, 1 baki telur, 1 liter minyak goreng, 1 karton mie instan, dan uang tunai  100.000 rupiah,” tutur Elvi.

Bantuan tersebut mereka salurkan ke 50 mahasiswa dan masyarakat ekonomi lemah. Sementara, lokasi penerima berada lingkungan kampus dan di sekitar Kota Manado.

“Hambatan yang kita temui dalam pelaksanaannya, harus menyerahkan orang per orang karena mengikuti protokol Covid-19. Ya, ada juga alamat lokasi yang diberikan tidak terlalu tepat. Waktu menghubungi target, ditelepon ada beberapa yang tidak merespon atau tidak mengangkat teleponnya,” ucapnya.

Elvi mengakui, ia dan timnya sangat senang bisa melaksanakan kegiatan ini. Mereka juga berterima kasih ke aparat kepolisian yang ikut membantu mengawal mereka hingga kegiatan bisa berjalan dengan baik.

Diketahui, para relawan mahasiswa dari Pascasarjana Unsrat yang telah turut bersama menyukseskan kegiatan ini, dari Prodi Doktor Linguistik Unsrat, Mirjam Pratidina Tenda, Meily Neman dan Elvie N. Piri. Dari Program Doktor Ilmu Hukum, Ni Made Suti Arini, Nova Pati, Lesly Mambu dan Ronal Sabaja. Dari Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM), Charles Mengga. Dari Prodi Magister Sumber Daya Pembangunan (PSP), Steven Tampah, Clarisa Nangka, dan Debora Mamengko. (Tim Man)