Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy Digelar Kedua Kalinya di Tomohon

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melaksanakan Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo (RI), di mulai 15-16 April 2021.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk. Dikatakannya, kegiatan ini bertujuan memberdayakan dan meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya pelaku UMKM untuk dapat memanfaatkan infrastruktur telekomunikasi yang ada secara optimal.

“Kita hadapi perubahan zaman dengan cara- cara baru, manfaatkan aplikasi dengan baik, sekreatif mungkin untuk meningkatkan ekonomi, meski pandemi masih berlangsung,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Kominfo Kota Tomohon, Novi Politon mengatakan, kegiatan ini sudah kedua kalinya digelar di kota Tomohon.

“Masyarakat kota Tomohon sangat merespon akan kegiatan ini, apalagi di era pandemi untuk startup-startup digital yang dimaksudkan bisa dihasilkan lewat DEA dan boleh tetap bertumbuh berkembang di Tomohon. Sehingga perekonomian kita yang terkena dampak dari Covid-19 ini, boleh tumbuh kembali lewat solusi yang boleh diberikan Kementerian Kominfo melalui Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia dan penelitian Kominfo di Manado,” harapnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah, dalam hal ini boleh mengalokasikan kegiatan yang bisa dilaksanakan di kota Tomohon.

Terpantau, partisipasi dari kaum milenial sangat tinggi, sehingga dia meminta agar dapat memanfaatkan program ini dengan baik.

“Ini sasarannya ke pelaku usaha kecil menengah, juga mungkin kaum-kaum milenial yang sekarang lagi tren startup-startup, mungkin mereka bisa mendapat wadah dan pelatihan bagaimana mendesain ataupun memasarkan produk-produk yang mereka hasilkan ataupun aplikasi-aplikasi lewat pelatihan yang diberikan oleh pemerintah,” tuturnya.

Melihat antusiasme dari sejumlah kaum milenial, dirinya mengungkapkan sangat mengapresiasi.

“Mereka bukan cuma mengejar uang, tapi membuat uang. Sehingga mereka juga mungkin setelah usaha mereka berkembang, boleh menciptakan lapangan kerja bagi orang lain,” katanya.

“Kalau dulu yang mengaku usaha kecil menengah itu orang-orang yang dewasa, tapi sekarang masih muda mereka sudah berusaha. Tentu apresiasi wajar didapatkan oleh mereka. Jadi sangat salut dengan upaya dari kaum milenial ini yang boleh bersama-sama bekerja dengan pemerintah, lewat keikutsertaan mereka untuk memulihkan perekonomian kita,” tandasnya.

Penulis: Anugrah Pandey