Pelatihan Petugas Public Safety Center 119 Resmi Dibuka

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Kesehatan adalah prioritas dan merupakan pilar utama dalam tercapainya indeks pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, S.H., melalui Staf Ahli Wali Kota, dr. Olga Karinda, M.Kes., saat membuka kegiatan Pelatihan Petugas Public Safety Center (PSC) 119, di Hotel Grand Master. Senin (26/4).

Untuk itu, lanjut Karinda pemerintah kota (pemkot) Tomohon terus mendorong kegiatan yang sifatnya mewujudkan Tomohon sehat, mandiri dan berkeadilan, seperti kegiatan pelatihan saat ini.

Diharapkannya, dengan adanya pelatihan petugas PSC 119 akan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, sesuai dengan misi pemkot dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.

 

“Pemkot Tomohon memberikan perhatian penuh dan berkomitmen untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Kiranya pelatihan petugas ini akan meningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas PSC dalam pelayanan gawat darurat, sehingga semakin memudahkan masyarakat untuk dapat mengakses layanan kegawatdaruratan melalui aplikasi ini, agar masyarakat pun mendapatkan respon penanganan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Mengingat pentingnya pelatihan ini, ia juga berharap agar peserta dan panitia pelaksana dapat mengikuti pelatihan secara sungguh-sungguh, serta dapat memanfaatkan momen ini dan menjadikan modal atau spirit untuk terus berbuat baik bagi masyarakat kota Tomohon di masa-masa mendatang.

“Serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, dan semoga Tuhan memberkati kita sekalian dalam mewujudkan pelayanan pemerintahan yang bersih, efektif dan berintegritas,” tukasnya.

Sementara dari pihak penyelenggara yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tomohon, Kepala Dinas dr. Deesje Liuw, M.Biomed., menjelaskan PSC 119 merupakan tim layanan cepat tanggap darurat yang tugasnya adalah membantu penanganan kesehatan yang tidak hanya berhubungan dengan kecelakaan, tetapi juga pada keadaan atau situasi kritis di masyarakat dengan menggunakan aplikasi atau call center.

“Dimana program ini diatur dalam Permenkes Nomor 19 Tahun 2016 tentang sistem penanggulangan gawat darurat terpadu, pemerintah daerah bertugas dan bertanggung jawab membentuk pusat pelayanan keselamatan terpadu PSC,” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan ini akan berlangsung 26-28 April 2021. Narasumber dalam kegiatan ini dari unsur Dinkes Kota Tomohon, sedangkan pesertanya terdiri dari para petugas sopir ambulance PSC 119, petugas operator dan petugas medis.

Penulis: Anugrah Pandey