Pemdes dan BPD Tondei Satu Gelar Musdesus Penambahan-Pergeseran Anggaran BLT-DD

MANGUNINEWS.COM, Motoling Barat – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Tondei Satu, Kecamatan Motoling Barat, menggelar musyawarah desa khusus (musdesus) untuk membahas penambahan dan pergeseran anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD). Musdesus ini diselenggarakan di Kantor Sementara Desa Tondei Satu, Rabu (10/6).

Diketahui, musdesus ini dilaksanakan sesuai arahan Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD), Minahasa Selatan. Grace V. I. Sangian, S.E., M.M., Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Edwin C. H. D. Tampi, S.E., Kepala Seksi Penataan Desa dan Kelembagaan di DPMD Minsel, hadir langsung dalam kegiatan ini.

Saat diwawancarai, Ferra Bella, S.Pd., anggota BPD Tondei Satu, mengungkapkan bahwa BPD dan Pemdes Tondei Satu telah mengusulkan nama-nama tambahan dalam pergeseran anggaran ini.

“Malam ini telah dilaksanakan musyawarah untuk pembahasan BLT, untuk pergeseran anggaran yang diarahkan oleh PMD. BPD Tondei Satu dan Pemerintah Desa telah mengusulkan nama-nama penerima BLT tambahan,” kata Tamba.

Sekretaris BPD, Ricky Manese, S.H., menambahkan jika musdesus ini diselenggarakan melalui kesepakatan antara BPD dan Pemdes.

“Jadi pembahasan pergeseran anggaran ini, disepakati bersama oleh BPD dan Pemerintah Desa Tondei Satu serta disaksikan oleh perwakilan masyarakat,” ungkap Manese.

Ia menegaskan jika nama-nama yang ditambahkan adalah masyarakat yang layak. Dia berharap agar Bupati Minahasa Selatan, Dr. Christiany E. Paruntu akan menyetujui penambahan kuota tersebut.

“Pemerintah Desa Tondei Satu sudah memberikan data-data atau nama-nama yang belum terdata dalam penerima BLT. Untuk nama-nama yang belum terdata dalam penerima BLT namun layak, kami telah menambahkan mereka untuk realisasi penambahan penerima BLT dalam musdesus pergeseran anggaran ini. Semoga penambahan kuota BLT DD Tondei Satu akan disetujui oleh Ibu Bupati,” tutup Manese.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Desa, BPD dan perwakilan masyarakat desa Tondei Satu. (Ferlandi Wongkar)