Pemkab Minahasa Siapkan Lahan Pemakaman Covid-19 di Sejumlah Wilayah

Royke Octavian Roring

MANGUNINEWS.COM, Tondano – Fenomena penolakan terhadap pemakaman jenazah yang terkait Covid-19, tidak terjadi di Kabupaten Minahasa. Sampai saat ini, sudah 12 jenazah yang dimakamkan mengikuti protap penanganan Covid-19 di wilayah ini, semuanya berjalan baik tanpa ada penolakan masyarakat. Walaupun yang dimakamkan tidak semuanya bertempat tinggal di Minahasa.

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Minahasa menilai, ini membuktikan bahwa rakyat Minahasa sangat mengedepankan rasa kebersamaan dan persaudaraan dalam konteks hubungan sosial.

Namun demikian, Pemda Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Royke Oktavianus Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey, terus melakukan upaya dalam rangka melindungi warganya dari penyebaran Cobid-19. Termasuk dalam rangka antisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi dalam pemakaman jenazah Covid-19.

Bupati Roring menjelaskan, saat ini Pemda Minahasa sudah menyiapkan lahan di Kakas Barat, untuk dijadikan lokasi pemakaman Covid-19. Khususnya untuk wilayah Kakas, Langowan, Tompaso, dan Kawangkoan serta Remboken.

Demikian halnya untuk wilayah Tondano dan sekitarnya, telah disiapkan lahan di wilayah Tondano. Sementara untuk wilayah Pineleng, Mandolang sampai Tombariri Timur, sudah diusulkan kepada Pemerintah Provinsi untuk memanfaatkan lahan yang menjadi milik Pemprov di Kalasey.

“Hari ini, sudah ditindaklanjuti dengan peninjauan tim Provinsi atas petunjuk Gunernur Olly Dondokambey,” kata Roring.

Ia menyampaikan, lokasi pemakaman tersebut akan ditata dengan baik. “Juga tidak menutup kemungkinan ada jenazah dari daerah tetangga yang terkait Covid-19 dan ditolak oleh warga di daerah asal, dapat memanfaatkan lahan pemakaman ini,” ungkapnya.

Namun demikian, Bupati Roring berharap seluruh masyarakat tetap berdoa agar tidak ada lagi korban karena Covid-19. “Doakan agar suasana ini bisa cepat berlalu, Tuhan tetap melindungi Minahasa dan Sulawesi Utara dari penyebaran Covid-19,” kunci Roring. (Kelly Korengkeng)