Pemuda Kembes Budayakan Menanam di Tengah Pandemi Covid-19

MANGUNINEWS.COM, Tombulu – Serangan pandemi global yang belum pasti berakhir kapan, mulai mendorong berbagai elemen masyarakat untuk menyiapkan persediaan makanan. Pemuda Kembes, Kecamatan Tombulu pun beraksi menggalakan gerakan menanam. Bete (talas), ubi kayu (ketela pohon), batata (ubi jalar), pisang, tomat, terong, dan berbagai tanaman lainnya mulai ditanam.

Hal itu dilakukan untuk merespon imbauan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). Warga jemaat didorong untuk melaksanakan gerakan menanam dengan memberdayakan halaman dan kebun sebagaimana yang telah dikumandangkan oleh tokoh GMIM, Ds. A. Z. R. Wenas.

Dalam gerakan menanam ini, jemaat juga diingatkan untuk tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang di kebun.

Richard Walujan

Ketika ditemui di ladang perkebunan Sumungsung, Sabtu (2/5), Penatua Richard Walujan S.IP, Ketua Pemuda GMIM Ridel Kembes mengatakan, di situasi sulit ini pemuda harus berperan aktif dalam semua hal. Apalagi dalam memutus mata rantai virus corona ini. Caranya, dengan membantu pemerintah dalam ketersediaan pangan.

“Situasi sekarang ini masih belum aman. Pemerintah pusat memprediksi dampak pandemi ini sampai akhir tahun. Kita mengajak semua pemuda untuk melakukan sesuatu kegiatan yang berguna. Contohnya, memanfaatkan lahan kebun for tanam akang ubi, pisang dan lain-lain. Dari pada hanya kumpul-kumpul menghabiskan waktu deng doi,” ujarnya.

“Mari jo torang pemuda kobarkan ulang semangat budaya bataman di kobong. Supaya torang bole ada persediaan selama pandemi ini berlangsung, deng bole membantu banya orang, menjadi saluran berkat,” ajak alumni Jurusan Ilmu Pemeritahan Fisipol Unsrat ini.

Aktivitas kaum muda ini menuai respon positif masyarakat. Royke Rosok, warga Desa Kembes mengatakan, kegiatan pemuda tersebut sangat bermanfaat dan mamiliki nilai rangsangan tersendiri untuk masyarakat desa pada umumnya. Ditegaskan, semua pemuda harus terpanggil untuk kegiatan mulia ini.

“Semoga bencana pandemi ini cepat berlalu kong torang bole mapalus, batanam sama-sama di kobong. Dan pemuda tetap menjadi obor pembangunan,” ucap Rosok. (Glendy Walujan)