Penilep Dana Bansos PKH Pagelaran Terancam 20 Tahun Penjara

POLRES MALANG – Kapolres Malang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bagoes Wibisono, me-Release Ungkap Kasus berdasarkan laporan masyarakat tetang adanya dugaan tidak pidana korupsi dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Pagelaran. Kegiatan tersebut digelar di lobby Mapolres Malang, Minggu (8/8/2021).

Bagoes mengatakan, setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan selama kurang lebih 2 bulan. Kemudian pada tanggal 2 Agustus 2021, berdasarkan alat bukti yang kuat penyidik melaksanakan gelar perkara peningkatan status dari saksi menjadi tersangka. Selanjutnya tersangka ditahan di rutan Polres Malang.

“Serangkaian penyelidikan dan penyidikan selama kurang lebih dua bulan, kemudian pada tanggal 2 Agustus 2021 penyidik kami (Satreskrim), berdasarkan alat bukti yang lengkap, telah melaksanakan gelar perkara peningkatan status saksi menjadi tersangka. Kemudian tersangka kami lakukan penahanan di rutan Polres Malang,” kata Bagoes.

Tersangka berinisial PT ini sebelumnya menjabat sebagai pendamping PKH di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang semenjak tanggal 12 September 2016 sampai dengan 10 Mei 2021.

“Tersangka PT menjabat sebagai pendamping PKH di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang semenjak tanggal 12 September 2016 sampai dengan 10 Mei 2021,” ucap Bagoes.

Bagoes membeberkan dari hasil penyelidikan dan penyidikan diketahui PT, menyalahgunakan anggaran 2017 sampai dengan 2020 tersangka diduga kuat telah menyalahgunaan dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), sekira total 37 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang nilainya mencapai sekira Rp. 450.000.000 (empat ratus lima puluh juta rupiah).

“Dari hasil penyelidikan dan penyidikan diketahui pada tahun anggaran 2017 sampai dengan 2020 tersangka diduga kuat telah melakukan penyalahgunaan dana PKH kira-kira total 37 KPM hang nilainya mencapai sekira empat ratus lima puluh juta rupiah,” kata Bagoes.

Bagoes membenarkan tersangka diduga telah melanggar tindak pidana korupsi sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) sub pasal 3 sub pasal 8 UU No. 20 tahun 2001 atas perubahan UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi

“Sesuai dalam pasal 2 ayat (1) sub pasal 3 sub pasal 8 UU No. 20 tahun 2001 atas perubahan UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, tersangka diduga kuat melanggar tindak pidana korupsi tersebut,” tutupnya. (dmz)

 

 

#VaksinSehat
#MalangVaksinSehat
#MalangSehat
#PolresMalangPercepatVaksinasi
#PPKMMalangsavelives
#DisiplinPatuhiPPKMMalang
#PoldaJatim
#PolresMalang
#KapolresMalang
#AKBPBagoesWibisono
#PolisiAdem
#MalangPolisiAdem
#PPKMdanTetapVaksinasiMalang
#ProgramVaksinasiMerdeka
#VaksinTingkatkanImunitas
#PolriPrioritaskanKesehatan