Perkuat Sinergitas Kepariwisataan Nasional dan Daerah, CS-WL Akan Bentuk Lembaga Otoritas

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Kota Tomohon yang memiliki berbagai potensi di bidang kepariwisataan, sangat strategis untuk dikelola secara profesional. Apalagi citra kota Tomohon sudah mulai melekat sebagai kota pariwisata.

Melihat itu, pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Tomohon, Caroll Senduk-Wenny Lumentut (CS-WL), terpacu untuk mempercepat pengelolaan kepariwisataan kota Tomohon dengan membentuk kelembagaan otoritas pengembangan kepariwisataan terpadu Kota Tomohon.

Menurut mereka, untuk menjadikan kota Tomohon sebagai kota pariwisata dunia, tidak boleh dikelola secara parsial dan hanya berbasis pada tupoksi dinas kepariwisataan saja, melainkan harus melibatkan semua para pihak kepariwisataan di kota Tomohon untuk duduk dalam satu wadah kelembagaan.

“Posisi dinas kepariwisataan hanyalah menjalankan dan membuat regulasi kepariwisataan. Sedangkan lembaga otoritas kepariwisataan adalah lembaga yang mengelola kepariwisataan berdasarkan prinsip-prinsip manajemen kepariwisataan.

“Mulai dari pemetaan potensi pariwisata, pemasaran pariwisata, rekomendasi sarana penunjang kepariwisataan, penguatan kapasitas pelaku kepariwisataan, riset dan pengembangan kepariwisataan bahkan usulan penunjang infrastruktur kepariwisataannya,” jelasnya.

Dilanjutkan keduanya, bahwa hal ini penting agar lembaga otoritas kepariwisataan mampu menghasilkan pendapatan dan penerimaan keuangan daerah, dalam rangka menambah dan meningkatkan APBD kota Tomohon.

“Sekaligus berdampak pada peningkatan dan geliat ekonomi kerakyatan kepariwisataan kota Tomohon,” sambung CS-WL.

CS-WL menilai, selama ini isu kepariwisataan kota Tomohon hanya berbasis pada program parsial dinas pariwisata, sehingga hanya akan menguras anggaran belanja daerah.

“Akan tetapi, jika kota Tomohon memiliki lembaga otoritas pengembangan kepariwisataan terpadu, maka kesinambungan program akan berjalan optimal yang didasari oleh rencana aksi yang konkrit,” terangnya.

Ditegaskan, kehadiran lembaga ini akan memperkuat sinergitas kepariwisataan nasional dan daerah, sehingga level kota Tomohon yang baru sebatas pada daerah potensi strategis kepariwisataan, naik menjadi daerah strategis kepariwisataan.

“Dampaknya adalah pemerintah pusat akan menetapkan kota Tomohon dalam rencana strategis kepariwisataan nasional. Dengan demikian manfaatnya besar buat kota Tomohon, yakni menjadi kota destinasi pariwisata yang teragendakan secara nasional dan terpromosikan ke negara-negara lain,” ujarnya.

“Kunci utamanya adalah pemerintah harus memiliki dokumen Rencana Induk Kepariwisataan, yang sudah menjadi kewajiban setiap daerah yang memiliki visi dan misi sebagai daerah pariwisata,” tandas mereka.

(Anugrah Pandey)