Pertama Kali di Tomohon, Pesta Adat Tulude Berlangsung Penuh Makna

347

MANGUNINEWS.COM, Tomohon – Pesta Adat Tulude dihelat di kaki Lokon. Tahun 2020 ini merupakan tahun pertama Kota Tomohon menyelenggarakan kegiatan ini.

Acara tersebut dilaksanakan di Anugerah Hall, Kelurahan Paslaten Satu, Kamis (06/02), oleh Badan Musyawarah Kekeluargaan Indonesia Sangihe Sitaro Talaud (BAMUKISST) Kota Tomohon.

Pesta Adat Tulude ini berlangsung meriah serta penuh makna.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey melalui Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulut, Paulus Tamaka mengatakan, Tulude merupakan salah satu warisan budaya, sebagai aset daerah yang sarat dengan nilai religius spiritual.

“Tulude berasal dari kata Manulude, yang bermakna melepas tahun yang lama guna menerima tahun baru, berisikan ungkapan syukur atas berkat serta penyertaan Tuhan, juga merupakan momentum doa untuk menapaki tahun baru, tahun 2020 ini,” jelasnya.

Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman mengucapkan banyak selamat kepada warga keturunan Nusa Utara yang merayakan pesta Adat Tulude, dengan harapan pesta adat ini akan terus dilestarikan.

“Kita harus menghargai budaya lokal seperti Tulude ini, karena sesuai dengan visi misi Kota Tomohon, bagaimana Tomohon menuju kota pariwisata dunia yang menghormati budaya lokal,” tandasnya.

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC), BAMUKISST Kota Tomohon, Frits Tahupia berharap momen perayaan pesta Adat Tulude ini terus mempersatukan warga Nusa Utara yang ada di Kota Tomohon.

“Sebagai warga Nusa Utara yang berdiaspora di Kota Tomohon, kita harus bersatu dan bersinergi dengan pemerintah guna menunjang segala program pemerintah Kota Tomohon,” ujarnya.

Pesta Adat Tulude ini dibuka dan dimeriahkan dengan berbagai tarian khas Nusa Utara, seperti masamper dan orkes.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan bersama jajaran pemerintah Kota Tomohon, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut dan Kota Tomohon, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tomohon, serta warga Nusa Utara yang berdiaspora di Kota Tomohon. (Risal Kahidopang)