PHBI Boltim Pastikan Potokol Kesehatan Diterapkan di Perayaan Idul Adha

Samsudin Dama

MANGUNINEWS.COM, Tutuyan – Parayaan Idul Adha 1441 Hijriah di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jumat (31/1), berjalan dengan baik. Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Boltim, Samsudin Dama, S.T., Sabtu (1/8).

“Dari informasi yang kami kumpulkan, perayaan Idul Adha di Boltim itu berjalan lancar dan baik. Untuk pelaksanaan salat Idul Adha 1441 Hijriah Pemkab Boltim itu dipusatkan di Masjid Babul Jannah, Desa Tutuyan Tiga. Pak Bupati Sehan Salim Landjar jadi khatib di masjid ini. Pak Wakil Bupati Drs. Rusdi Gumalangit salat di Modayag Barat, dan Ketua TP-PPK Boltim, Ibu Nursiwin Dunggio salat di Masjid Desa Togid, Kecamatan Tutuyan,” kata Samsudin.

“Masa pandemi belum berakhir, jadi walau kita Boltim ada di zona hijau, tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Saat salat berjamaah di masjid-masjid, protokol kesehatan tetap dijalankan,” jelasnya.

Untuk hewan kurban, menurut Samsudin bisa didistribusikan dengan lancar dengan memperhatikan asas manfaat.

“PHBI, DMI (Dewan Masjid Indonesia), bersama Pemkab Boltim berkoordinasi baik dalam penyaluran bantuan hewan kurban ke masjid-masjid. Jadi kita mengecek semua bantuan yang disalurkan. Jangan sampai bantuan bertumpuk ke satu masjid,” sebut Samsudin yang juga dikenal sebagai Ketua DMI Kabupaten Boltim.

“Untuk hewan kurban yang disalurkan pada tahun 1441 Hijriyah ini, ada dari Pemda Boltim 10 ekor sapi, Bank SulutGo 1 ekor sapi, PT ASA 6 ekor sapi, Pemerintah Provinsi Sulut 7 skor sapi, dan dari keluarga Bupati Sehan Salim Landjar berjumlah 18 ekor sapi. Ada juga yang tersalur di desa-desa dan kecamatan yang belum tercatat,” paparnya.

Diakaui, jumlah hewan kurban tahun ini tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Kondisi pandemi yang hingga kini masih melanda diperkirakan menjadi salah satu penyebab.

“Hewan kurban yang masuk di Boltim dicatat juga oleh kami PHBI dan DMI. Hewan kurban ini kemudian disebar ke masjid-masjid di Boltim dan di luar daerah. Jumlah hewan kurban tahun ini memang sedikit berkurang dari tahun-tahun sebelumnya. Ini sepertinya akibat pandemi Covid-19,” tutur Samsudin. (Tim MN)