Polresta Sidoarjo Tangkap Pelaku Persekongkolan Jahat

MANGUNINEWS.COM, Sidoarjo – Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Wahyudin Latif mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap dugaan tindakan persekongkolan jahat yang terjadi di wilayah hukumnya.

“Kami berhsail melakukan pengungkapan tentang dugaan tindak pidana persekongkolan jahat sebagaimana dimaksud dalam pasal 480 KUHP, Jumat (15/1/2021).

Ia menjelaskan, dari pengungkapan ini diamankan dua orang tersangka atas nama AM dan AN. Tersangka AM dan AN diduga melakukan tindak persekongkolan jahat atau penadahan.

“Dalam kasus ini ada dua orang yang kami amankan. AM dan AM,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengungkapan dilakukan bermula adanya laporan dari HP yang menyatakan, kronologis tentang dugaan penggelapan dalam jabatan yang dilakukan oleh tersangka SK (DPO) dalam membeli barang berupa sepeda MTB merk Exotic yang diduga dari hasil kejahatan, selanjutnya tersangka menjual kembali ke Toko Sepeda Restu Krian.

Tepat pada hari Rabu (06/01/202) sekira pukul 09.00 wib tersangka mengangkut barang berupa 100 dus/unit sepeda MTB 26” merk Exotic dari gudang Denanyar Jombang untuk dibawa ke Toko sepeda Restu Krian.

“Sesampainya di Toko Restu Krian sekira pukul 11.00 wib, barang langsung dibongkar untuk diturunkan, namun belum sampai selesai tersangka kita diamankan,” ungkapnya.

Dengan diketahui bahwa barang tersebut adalah pesanan dari Toko Sepeda Agung Cilacap dari PT Roda Pasifik Semarang, yang diangkut dengan menggunakan ekpedisi yang dikemudikan oleh SK (DPO), namun tidak dikirim ke alamat pembeli melainkan di jual kepada tersangka AM di Jombang melalui perantara AN. Kemudian oleh tersangka AM dijual ke Toko Sepeda Restu Krian.

“Setelah kali lakukan penyelidikan dan pendalaman diketahui, tersangka AM tidak dapat menunjukkan dokumen resminya. AM kemudian diamankan dan dibawa ke kantor untuk dilakukan penangkapan selaku perantara di Kabupaten Rembang,” jelasnya.

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolresta Sidoarjo dengan barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 171(seratustujuh puluh satu)dus/unit sepeda MTB 26” merk Exotic dan 1 (satu) unit truk Mitsubhisi warna kuning nopol AG 9267 UE.

“Sebagaimana dimaksud dalam pasal 480KUHP, kedua tersangka diancaman hukuman paling lama empat tahun pidana penjara,” jelasnya.

Penulis : Hendro Karundeng
Editor   : Hpy